Resep Inspiratif di 'Petualangan Meracik Kapsul Ajaib'

Senin, 02 Maret 2020 – 22:53 WIB
Para peserta 'Petualangan Meracik Kapsul Ajaib' berpose bersama. Fotp: istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Pesan positif bisa disampaikan lewat cara apa saja. Tak terkecuali pesan untuk mengonsumsi makanan sehat dan mengandung nutrisi dengan mengurangi penggunaan pengawet, pewarna, perasa dan pemanis buatan atau dikenal dengan 4P.

Pesan tersebut disampaikan Cookpad Indonesia bersamaan dengan Peringatan Hari Kanker Anak Sedunia pada 15 Februari lalu lewat program 'Petualangan Meracik Kapsul Ajaib'.

BACA JUGA: Terapi Relaksasi Mendorong Tubuh Melawan Penyakit Seperti Kanker Darah

Program berbagi resep ini telah dilakukan mulai 10 sampai dengan 24 Februari 2020 lalu dan berhasil mengumpulkan 3.000 resep dari seluruh Indonesia.

Resep-resep yang diseleksi dan dipilih hingga menjadi 18 resep ini kemudian didokumentasikan dalam sebuah buku bertajuk 'Petualangan Meracik Kapsul Ajaib' yang didonasikan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Jakarta.

BACA JUGA: Pengaruh Paparan Radiasi pada Pertumbuhan Kanker

"Dan pesan di resep masakan ini kita bagi pada ibu-ibu dari anak-anak penderita kanker di sini," ujar Soegianto, CEO Cookpad Indonesia di sela acara program 'Petualangan Meracik Kapsul Ajaib' di kantor YKAKI, Jakarta, baru-baru ini.

Soegianto menyebut di YKAKI, ibu-ibu dari anak-anak penderita kanker ini memasak sendiri masakan untuk keperluan mereka.

BACA JUGA: 4 Langkah Meminimalkan Risiko Terkena Kanker

"Di sini mereka disediakan dapur dan setiap hari memasak. Secara bergilir mereka mengolah bahan makanan bersama-sama dan kami semua menikmati masakan mereka," papar Soegianto.

Cerita petualangan ini juga akan memicu anak-anak lebih menikmati dalam membaca bukunya, dan diharapkan makin mempererat interaksi ibu dan anak.

Tri Adhyaksa, perwakilan YKAKI menambahkan, saat ini ada 30 anak penderita kanker tinggal untuk pemulihan pasca pengobatan bersama orang tuanya.

“Anak-anak yang singgah disini mempunyai kesempatan belajar dan tetap bisa bermain, begitu pula dengan para orang tua pendamping,” pungkasnya.


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler