Resmikan Rute Penerbangan Bali-PNG, Putu Rudana: Ini Sejarah

Minggu, 02 Juli 2023 – 17:32 WIB
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Putu Supadma Rudana saat peresmian rute penerbangan Bali - PNG menggunakan maskapai Citilink Indonesia, Minggu (2/7/2023). Foto: dok. BKSAP

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana meresmikan rute penerbangan Bali - Bandara Internasional Jacksons Port Moresby, Papua New Guinea (PNG).

Putu meresmikan rute penerbangan tersebut bersama Direktur Utama PT. Citilink Indonesia Dewa Kadek Rai dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun, di Bandara Internasional Ngurah Rai pada Minggu (2/7).

BACA JUGA: Putu Rudana Berharap Presiden Jokowi Bahas Investasi saat Kunjungan ke PNG

Legislator asal Bali itu merasa bangga bisa menghadiri momen bersejarah, yakni peresmian rute penerbangan dari Bandara Ngurah Rai Bali menuju Bandara Internasional Jacksons Port Moresby, Papua Nugini.

"Hari ini bersejarah, satu hal bisa kita wujudkan yaitu direct flight, historical flight, national flight carrier kita, Citilink dengan Bendera Merah Putihnya bisa mendarat di Port Moresby, Papua Nugini," kata Putu Rudana melalui siaran pers diterima di Jakarta.

BACA JUGA: Detik-Detik Samson Dikeroyok OTK yang Turun dari Mobil Hitam di Sukabumi

Politikus Partai Demokrat itu senang karena perjuangan yang telah dilakukan selama dua bulan belakangan oleh Parlemen Indonesia membuahkan hasil.

Putu sudah sering bolak-balik melakukan kunjungan kerja sama bilateral ke Papua Nugini. Dia bahkan sempat diterima oleh Perdana Menteri PNG James Marape, Penjabat Ketua Parlemen Papua Nugini Koni Iguan, dan Acting Speaker/Plt Ketua Nasional Parlement of Papua New Guinea (PNG) Hon Johnson Wapunai.

BACA JUGA: Seorang Anak di Pekalongan Mengaku 4 Kali Dicabuli Ayah Kandung, Ya Tuhan

Selain itu, Putu juga mengundang delegasi Parlemen Papua Nugini ke Museum Rudana, Bali. "Mereka menunggu penerbangan ini agar bisa berkunjung ke Indonesia, khususnya pulau Bali," tuturnya.

Dia menjelaskan perjuangan untuk membuka rute perbangan baru ini tidak mudah, mengingat ada hubungan yang kurang baik antara Indonesia dengan Papua Nugini.

Menurut Putu, PNG juga dijanjikan dua hal sehingga nyaris tidak mau menerima delegasi Parlemen Indonesia saat kunjungan ke Papua Nugini beberapa waktu lalu.

Akhirnya, Putu selaku pimpinan BKSAP DPR RI (Ketua GKSB) terus membangun komunikasi yang mengedepankan soft diplomacy melalui seni dan budaya.

"Saya dengar ada janji yang belum kita tunaikan, yaitu direct flight dan MoU antara Parlemen Indonesia dan Papua Nugini. Diplomasi inilah yang membuat hubungan bilateral antara Papua Nugini dengan Indonesia akan jauh lebih baik dan meningkat lagi," ujar dia.

Putu pun mengapresiasi Citilink, BUMN, pemerintah Indonesia, Pemprov Bali, Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel, Muhaimin Iskandar, hingga Lodewijk Freidrich Paulus.

"Kita buktikan bahwa kita bisa wujudkan jika kita bersama bergandengan tangan untuk mencapai satu cita-cita," kata Putu Rudana.

Sementara itu, Direktur PT. Citilink Indonesia Dewa Kadek Rai sepakat dengan Putu Supadma Rudana yang menyebut bahwa penerbangan rute Bali menuju Port Moresby, Papua Nugini ini merupakan penerbangan yang bersejarah.

"Penerbangan ke Papua Nugini ini adalah penerbangan historical, dan ini penerbangan pertama kali membangun konektivitas antara Indonesia dengan negara tetangga kita Papua Nugini," ucapnya.

Dia menyebut penerbangan ini sementara baru dua kali seminggu, yakni tiap hari Minggu dan Kamis dengan pesawat tipe Jet Airbus 320 dan kapasitas 180 seat.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler