Resmikan Tol Manado-Bitung Secara Virtual, Jokowi: Saya Yakin Investasi Akan Meningkat

Rabu, 30 September 2020 – 15:47 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Instagram Jokowi

jpnn.com, MANADO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Mensesneg Pratikno dan Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan pengoperasian Jalan Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu sepanjang 26 km di Istana Kepresidenan Bogor pada Selasa (29/9) secara virtual.

Dengan diresmikannya ruas tol pertama di Sulawesi Utara dan terpanjang di Sulawesi tersebut, Jokowi berharap bisa segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan perekonomian di Provinsi Sulut.

BACA JUGA: Kini Lewat Tol Manado-Bitung Cukup 30 menit Saja

"Saya melihat Provinsi Sulawesi Utara banyak potensi ekonomi yang harus terus dikembangkan. Ada industri perikanan, pertanian, perkebunan dan sektor pariwisata. Semuanya membutuhkan dukungan infrastruktur termasuk jalan tol," tutur Jokowi.

Nantinya jalan tol tersebut akan memberikan kemudahan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung yang merupakan salah satu dari pintu ekspor impor bagi kawasan Indonesia bagian timur.

BACA JUGA: Lewat Cara ini Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Kualitas Permukiman dan Perumahan

Bahkan menurut Jokowi jika seluruh ruas tol sepanjang 40 km tersebut rampung maka akan memangkas waktu tempuh Manado – Bitung dari waktu tempuh rata-rata 1,5 jam menjadi setengah jam.

"Jalan tol ini terintegrasi dengan kawasan industri dan pariwisata sehingga akses lebih mudah dijangkau. Biaya logistik dari Pelabuhan Bitung dapat ditekan, agar kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung juga dapat lebih maju. Kawasan pariwisata semakin mudah dijangkau. Sehingga diharapkan pariwisata di Sulut berkembang lebih baik setelah berakhirnya pandemi COVID-19," seru Jokowi.

BACA JUGA: Balitbang Kemenhub Gandeng ITS Kaji Strategi Pemulihan Transportasi di Kala Pandemi

"Dengan tersambungnya Jalan Tol Manado-Bitung, saya yakin investasi akan meningkat dan lapangan pekerjaan juga bertambah sehingga Sulut semakin berkembang," sambungnya.

Sementara, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam laporan saat acara peresmian di Gerbang Tol Manado mengatakan pembangunan ruas tol Manado-Bitung merupakan salah satu dukungan yang signifikan bagi pengembangan KEK Bitung dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Manado –Bitung – Likupang.

"Kami laporkan pula bahwa saat ini sedang dilaksanakan juga pembangunan berbagai infrastruktur pendukung pariwisata lainnya, seperti jalan akses Manado -Likupang, Jembatan Marinsow, SPAM Malalayang, TPA Mamitarang dan pengendali banjir," serunya.

Tol Manado-Bitung dikatakan Basuki, dibangun dengan skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi total Rp 5,12 triliun, di mana konstruksi pada ruas Manado – Airmadidi sepanjang 15 km didanai oleh APBN, sedangkan ruas Airmadidi – Bitung sepanjang 25 km dilaksanakan oleh BUJT PT Jasa Marga Manado – Bitung.

"Ditargetkan untuk Seksi 2B Danowudu-Bitung akan rampung konstruksinya pada Juni 2021 sehingga juga dapat mengurangi beban jalan arteri nasional yang kondisinya semakin padat akibat pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas perekonomian," kata Menteri Basuki.

Pembangunan Tol Manado-Bitung sepanjang  40 km dibagi menjadi dua seksi yakni Seksi 1 Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi sepanjang 14 Km dikerjakan oleh Kementerian PUPR dengan progres Seksi 1A ruas Manado-Sukur (7 Km) dan Seksi 1B ruas Sukur-Airmadidi (7 Km).

Sedangkan untuk Seksi 2 Airmadidi-Bitung sepanjang 25 Km dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung yang terbagi Seksi 2A Airmadidi–Danowudu (11,5 Km) dan Seksi 2B Danowudo–Bitung (13,5 Km) progresnya 66,4%.(chi/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler