Respons Andi Akmal Terkait Kenaikan Ekspor Ikan

Sabtu, 11 Desember 2021 – 03:51 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin dari Fraksi PKS. Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mengapresiasi kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mampu mengolaborasikan seluruh stakeholder perikanan sehingga memberikan angka positif ekspor perikanan pada akhir 2021.

Capaian kinerja ekspor hasil perikanan mencapai USD 4,56 miliar atau meningkat 6,6 persen dibanding periode yang sama pada 2020.

BACA JUGA: Mantap, Perusahaan Startup Produk Perikanan Milik Milenial Tembus Pasar Kanada

“Kinerja yang baik ini perlu diapresiasi,” kata Andi Akmal pada Jumat (10/12).

Namun, Akmal mengingatkan meski kinerja ekspor perikanan mengalami tren yang positif, pemerintah juga mesti memperhatikan kebutuhan dalam negeri terutama untuk memenuhi protein tiap penduduk Indonesia.

BACA JUGA: Indonesia Bersiap Ratifikasi Konvensi ILO 188 untuk Lindungi Awak Kapal Perikanan

"Negara kita memang sangat kaya akan sumber daya alamnya. Namun dengan melimpahnya pangan nasional, jangan sampai penduduknya malah kekurangan. Perlu diketahui, bahwa tiap penduduk Indonesia ini butuh protein rata-rata sekitar 46 gram per hari untuk wanita dan rata-rata 56 gram per hari untuk pria," kata Akmal.

Legislator asal Sulawesi Selatan II ini berpendapat program masyarakat gemar makan ikan yang sudah berjalan beberapa waktu lalu perlu digalakkan kembali.

BACA JUGA: Gelar Aksi di Kantor Perwakilan NTT, IKBS Jabodetabek Soroti Pernyataan Gubernur Viktor Laiskodat

Program ini, menurutnya sudah baik tetapi masih kurang luas jangkauannya dan kurang intensif.

"Masih banyak wilayah Indonesia yang masyarakatnya kurang menggemari mengonsumsi ikan. Ini boleh jadi karena pada suatu daerah tertentu, harga ikan dirasa cukup mahal atau ketersediaannya sangat minim,” ucap Akmal.

Politikus PKS ini mengungkapkan perlu ada program-program pemerintah yang diinisiasi KKP agar menggencarkan program dari penyediaan perikanan baik Budidaya maupun tangkap.

Akmal mengatakan, Sumber Daya Alam yang baik di negara ini belum diimbangi dengan cara mengeksplorasi secara optimal dengan memperhatikan aspek lingkungan yang berkelanjutan.

"Saya berharap, prestasi bidang perikanan yang mampu meningkatkan ekspornya dapat dipertahankan. Namun jangan lupa, Bahwa pelayanan negara kita kepada negara lain untuk tujuan keuntungan penerimaan negara, juga mesti diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan mayarakat dalam negeri akan protein dari perikanan.

Hal ini penting agar negara ini tetap cerdas dan sekaligus melawan ancaman stunting yang hingga saat ini terus membayangi di beberapa daerah.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler