Ribuan Kendaraan Parkir Liar di Sekeliling Taman Monas

Rabu, 30 Juli 2014 – 15:41 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Di masa libur Lebaran seperti ini, Monumen Nasional (Monas) menjadi salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi wisatawan domestik. Hari ini saja, puluhan ribu pengunjung tampak memadati tempat wisata bersejarah itu.

Tak sekedar jalan-jalan santai, mayoritas pengunjung juga menggunakan taman Monas dengan luas 80 hektar itu untuk berpiknik memakai tikar dan menghidangkan makanan dari rumah.

BACA JUGA: Demi Keamanan Pemudik, Pemkot Jaktim Fokus ke Penerangan Terminal

Sayangnya, animo masyarakat yang demikian besar ternyata tak sesuai dengan kapasitas lahan parkir yang ada. Saat ini hanya ada lapangan parkir di IRTI Monas untuk roda dua dan roda empat. Faktanya, kendaraan meluber sampai terparkir di sekeliling area Monas dan jalanan di luar pagar.

Seluruh badan jalan digunakan oleh pengunjung sebagai parkiran. Kawasan di depan gedung Indosat atau Patung Kuda dipenuhi kendaraan parkir. Bahkan, jalur bus transjakarta juga dimanfaatkan. Akibatnya, bus transjakarta harus lewati jalur umum.

BACA JUGA: Bursa Calon Pendamping Ahok di DKI Mulai Panas

Dari pantauan Rakyat Merdeka Online, parkir kendaraan bahkan terjadi hingga depan kantor Gubernur DKI Jakarta, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Amri (40), warga yang tinggal di Jakarta Utara,  mengaku harus memarkirkan kendaraannya di jalan raya karena petugas mengaku kehabisan tempat parkir di IRTI Monas. Meski begitu, ia sadar telah melanggar aturan.

BACA JUGA: Akibat Jalan Rusak, Macet Hingga Dua Kilometer

"Setelah memutar satu kali, kami dapat parkir di jalan. Ya memang langgar aturan sih, tidak boleh parkir di jalan. Tapi mau bagaimana lagi, masak gara-gara nggak dapat parkiran, anak-anak saya ngambek nggak bisa masuk Monas," ujar Amri di Monas, Rabu (30/7).

Jono (27) warga asal Bandung, Jawa Barat, juga mengutarakan hal yang sama. Ia mengaku memarkirkan motornya di depan Gedung Indosat agar bisa menikmati Monas bersama istri dan satu anaknya.

"Nih, istri dan anak saya pingon banget lihat Monas. Belum pernah ke Monas, jadi pingin foto dengan tugu Monasnya. Nggak apa-apa deh nggak bisa masuk ke dalam, yang penting sudah bisa foto ada tugu Monasnya,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Kepala Unit Pengelola (UP) Tugu Monas, Rini Hariyani mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. "Ini hanya terjadi saat libur lebaran. Setelah itu, tidak diperbolehkan untuk parkir di badan jalan," kata Rini. (rmo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ngemis Selama Puasa, Dapat Rp 7,5 Juta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler