Ribuan Militan ISIS Ikut Menyusup ke Eropa Bersama Para Imigran?

Rabu, 16 September 2015 – 07:38 WIB
Ilustrasi.

jpnn.com - SEKITAR 20 ribu ribu militan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) disebut-sebut ikut membaur dalam rombongan pengungsi Suriah yang masuk ke negara-negara penerima imigran. Pejabat tinggi Lebanin pun mengkhawatirkan hal ini.

“Saya takutkan ada militan radikal Negara Islam Irak Suriah (ISIS) membuat minimal 2 persen dari 1,1 juta warga Suriah yang tinggal di kamp-kamp di sini (Lebanon),” kata Menteri Pendidikan Lebanon Elias Bou Saab.

BACA JUGA: 8 Titah Raja Salman, dari Ganti Rugi Rp 3,8 M Hingga Naik Haji Kelurga Korban Crane

Peringatan itu datang setelah David Cameron melakukan perjalanan ke kamp-kamp pengungsi di Lebanon dan Yordania untuk mencoba untuk memenangkan kembali dukungan publik atas krisis Suriah. 

Inggris berencana akan membawa sekitar 20 ribu pengungsi ke negaranya.

BACA JUGA: Oh My God, 15 Anak-anak Pengungsi Suriah Tewas Tenggelam, Menyedihkan...

“Firasat saya mereka (ISIS) yang memfasilitasi operasi tersebut. Untuk pergi ke Eropa dan tempat-tempat lain. Dari Turki ke Yunani,” kata Bou Saab seperti yang dilansir Mirror.

Lebanon adalah salah satu negara yang meminta bantuan Inggris. Mereka merasa kewalahan dengan masuknya lebih dari satu juta pengungsi Suriah.

BACA JUGA: Meski Diguyur Hujan, Kualitas Udara Singapura Tetap Tidak Sehat

Cameron terbang dengan jet mewah ke Lebanon, dia berada selama 50 menit di sebuah kamp di Lembah Bekaa, dekat perbatasan Suriah.

Setelah bertemu keluarga miskin dan mengunjungi salah satu sekolah, Cameron kemudian terbang ke Yordania untuk kunjungan ke kamp pengungsi al-Za’atri. 

“Saya ingin datang ke sini untuk melihat sendiri dan mendengar sendiri cerita pengungsi,” kata Cameron. (Mirror/ril)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tony Abbott Disingkirkan, Ini Perdana Menteri Australia yang Baru


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler