Ribuan Rumah Terendam Banjir di Tebing Tinggi dan Padang

Sabtu, 19 Oktober 2013 – 20:44 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Bencana banjir merendam ribuan rumah di Tebing Tinggi, Sumatera Utara dan Kota Padang, Sumatera Barat. Hingga malam ini, ribuan warga masih mengungsi karena diperkirakan ketinggian banjir akan terus meningkat.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir ini disebabkan adanya pusaran angin (Eddy) di sebelah Samudera Hindia sebelah barat Sumut.

BACA JUGA: Sabtu dan Minggu Rekam e-KTP di Balai Kota

"Angin ini menyebabkan hujan deras di Sumatera bagian utara. Ditambah dengan kondisi sungai dangkal, kerusakan lingkungan, dan pasang laut maka terjadi banjir di di Kota Tebing Tinggi dan Kota Padang," kata Sutopo, Sabtu (19/10) malam.

Banjir terjadi di Kota Tebing Prop. Sumatera Utara pada Sabtu (19/10/2013) pukul 11.00 WIB hingga malam ini. Banjir disebabkan meluap Sungai Padang dan Sungai Bahilang. Ketinggian air mencapai 1.5 meter di dalam rumah.

BACA JUGA: Sungai Meluap, Ribuan Warga Mengungsi

Dilaporkan, jumlah sementara pengungsi di Tebing Tinggi sekitar 6.000 jiwa dari 1.500 KK. Belum ada laporan korban jiwa. Warga terpaksa  mengungsi ke rumah keluarga terdekat dan sebagian di tenda-tenda pengungsian yang didirikan BPBD Kota Tebing Tinggi.

"Diperkirakan banjir akan meningkat karena intensitas hujan tinggi di hulu sungai masih berlangsung," jelasnya.

BACA JUGA: Rp670 Juta Raib Karena Bujuk Rayu Calo PNS

Hingga kini BPBD setempat masih mendata korban dan sudah mulai mendistribusikan beras sebanyak 2,4 ton, mie instan sebanyak 150 kotak, selimut 1.500 lembar dan air mineral 300 kotak.

Sementara di Kota Padang, banjir juga melanda di daerah Bungus sejak pukul 17.20 WIB pada Sabtu sore tadi. Hujan lebat bagian di hulu menyebabkan debit sungai naik dengan cepat. Bersamaan itu pasang air laut karena bulan purnama sehingga banjir.

Data awal sekitar 2.500 rumah terendam banjir di kawasan, Bungus Barat dan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Jalur transportasi Padang ke Painan lumpuh total tepatnya di depan TPI Bungus. BPBD Kota Padang, BPBD Prov Sumbar dan SKPD lain masih melakukan penanganan darurat.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terkait adanya cuaca ekstrem memasuki masa peralihan musim penghujan. Banjir, longsor dan puting beliung akan makin meningkat," ujar Sutopo.(Fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tangkuban Perahu Mendekati Normal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler