Ribuan Warga Naik Kereta Tanpa Celana

Selasa, 14 Januari 2014 – 07:10 WIB
No Pants Subway Ride. Foto: ilovefreeconcerts.com

jpnn.com - NEW YORK—Ribuan orang di berbagai belahan dunia ikut andil bagian dalam kegiatan No Pants Subway Ride alias hari dimana naik kereta tanpa mengenakan celana.

Seperti dilansir Daily Mail, Senin (13/1) ribuan warga di sejumlah kota seperti London, New York, Sydney, Berlin, Sofia, Hongkong hingga Beijing, China ikut terlibat.

BACA JUGA: Ke Mana Sekutu Israel Saat Sharon Dimakamkan?

Para pria dan wanita dewasa rama-ramai naik kereta Commuter tanpa mengenakan celana. Mereka hanya mengenakan celana dalam dan baju lengkap di bagian atas. Bagi yang tak terbiasa tentu ini menjadi pemandangan yang aneh.

Mengenakan busana minim di tempat publik seperti kereta api. Paha-paha mulus dan bokong seksi yang sengaja dipamerkan tak jarang membuat pengguna kereta lainnya risih. Tapi banyak juga yang menikmati ‘sajian gratis’’ tersebut.

BACA JUGA: U2 Kumpulkan Rp 72 Miliar untuk Haiti

Namun demikian Improv Everywhere sebagai panitia tahun ini, telah mengeluarkan aturan main bagi mereka yang ingin ikut serta. Peserta diminta bersikap normal seperti biasa saat di atas kereta.

Jika ada penumpang yang bertanya kenapa tak mengenakan celana, panitia sudah menyiapkan jawaban. ‘’Katakan pada orang-orang, anda lupa mengenakan celana,’’ ujar panitia seperti dikutip Daily Mail.

BACA JUGA: Konsumsi Daging Asia Meningkat

Aksi nyeleneh ini sendiri bermula dari sebuah insiden di New York 10 Januari 1986 silam. Saat itu seorang warga menjadi cibiran lantaran benar-benar lupa mengenakan celana karena tergesa-gesa.

Mengenang hal tersebut sejumlah warga di berbagai kota besar dunia memperingati dengan melakukan aksi serupa secara sengaja.

Maka jadilah hari No Pants Subway Ride digelar dua kali setahun yakni pada bulan Januari dan Mei. Tahun ini di New York saja panitia memperkirakan acara ini diikuti sekitar 4.000 warga.

Hal serupa digelar di 60 kota-kota utama dunia. Namun tahun 2006 lalu polisi New York sempat menahan delapan penumpang kereta yang berbusana minim ini.

Namun demikian hakim membebaskannya karena memandang mengunakan celana dalam atau kolor di kereta bukanlah kejahatan. Entah bagaimana reaksi warga jika kegiatan serupa digelar di Indonesia. (zul/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Iran Hentikan Program Nuklir, AS Belum Puas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler