Ribut dengan Istri, Aiptu Yudika Bunuh Diri

Kamis, 13 November 2014 – 16:43 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tempat Aiptu Yudika Manau, anggota Satreskrim Polresta Barelang yang tewas dengan dugaan akibat bunuh diri. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos/JPNN

jpnn.com - BATAM - Aparat kepolisian dan warga di Batam digegerkan dengan letusan senjata api dari sebuah mobil pick up sekitar pukul 09.00 pagi tadi di gerbang masuk Kampung Belian, Batam Center. Di dalam mobil pick up itu terdapat anggota Satreskrim Polresta Barelang, Aiptu Yudika Manao.

Kuat dugaan Yudika bunuh diri. Sebelum peristiwa itu, warga setempat mengaku sempat mendengar almarhum ribut dengan istrinya di rumah.

BACA JUGA: Rakit Bom Ikan di Rumah, Meledak, 1 Tewas

Beberapa menit kemudian, Yudika lalu keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil pick up warna merah  BP 9228 FY yang parkir di depan gerbang masuk Kampung Belian, Batam Center. “Dua menit kemudian terdengar suara tembakan,” ujar Gloria, tetangga korban.

Istri Yudika yang berlarian mengikuti suaminya itu langsung tersentak. Ia tak kuat menahan tangis begitu melihat sang suami telah terbujur kaku.

BACA JUGA: Umpat Aktivis Walhi, Anggota Dewan Ini Akhirnya Minta Maaf

Dari foto-foto yang beredar, pria tiga anak itu diduga kuat menembak dirinya sendiri. Pistol yang ia gunakan untuk bunuh diri juga terjatuh di sampingnya. Namun, belum diketahui apakah senjata api yang digunakan Yudika merupakan pistol dinas atau lainnya.

Dari foto yang ada, moncong pistol sengaja diletakan di dahinya kemudian pelatuk ditarik. Doorrr.. Yudika pun terkapar di  jok depan sebelah kanan. Darah segar mengucur membasahi wajah, kaos dan celana yang ia kenakan.

BACA JUGA: Penghina Jogja Terancam Enam Tahun Penjara

Kapolresta Barelang AKBP Asep Safrudin dan Kasat Reskrim Kompol Didik Erfianto berserta jajarannya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekitar satu jam melakukan olah TKP, jenazah Yudika langsung dibawa ke RSOB Sekupang untuk divisum.

“Seperti yang kawan-kawan lihat dan dengar di TKP, kuat dugaan korban bunuh diri,” ujar Asep siang tadi seperti dikutip Batam Pos.

Namun demikian, kata Asep, kepolisian masih membutuhkan penyelidikan lebih jauh dan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian Yudika. “Masih dalam penyelidikan semuanya,” tutur Asep. (spt/eja/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tujuh PNS Dishub Samarinda Positif Pakai Narkoba


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler