Rion Yogatama Korban Sriwijaya Air SJ-182, Ervina jadi Tenaga Honorer

Sabtu, 23 Januari 2021 – 18:04 WIB
Istri Rion Yogatama, Ervina, saat menyiramkan air ke pusara suaminya di TPU Ponorogo Kota Lubuklinggau, Sabtu (23/12). Foto: ANTARA/HO/21

jpnn.com, LUBUKLINGGAU - Peti jenazah Rion Yogatama (29), salah seorang korban tragedi Sriwijaya Air SJ-182, diberangkatkan Sabtu (23/1) pukul 10.00 WIB dari Jakarta menggunakan Batik Air dan mendarat di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau pukul 11.00 WIB.

Rion Yogatama merupakan warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

BACA JUGA: Penegasan Pihak Sriwijaya Air terkait Santunan Rp1,25 M per Orang

Jenazah Rion dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, pada Sabtu, pukul 12.30 WIB.

Sebelum dimakamkan, peti jenazah Rion dibawa ke kediaman orang tuanya terlebih dahulu.

BACA JUGA: Daftar 49 Nama Korban Sriwijaya Air SJ182 yang Sudah Teridentifikasi

"Keluarga sudah ikhlas, semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT," kata Sugito, paman korban.

Sugito juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat sehingga keponakannya itu dapat ditemukan serta dimakamkan dengan layak.

BACA JUGA: Ada Masalah Baru Lagi Menyeret Habib Rizieq, Sugito: Kami Harus Hadapi

Sementara istri korban, Ervina (28) sempat menangis dan memeluk peti jenazah Rion, saat tiba di bandara.

Sebelumnya Ervina atau Vivi menceritakan bahwa suaminya itu berangkat ke Pontianak untuk keperluan pekerjaan.

Semula Rion tidak berencana naik Sriwijaya Air karena tiket yang dibeli tertera rute Lubuklinggau-Jakarta-Pontianak menggunakan maskapai Nam Air berangkat 9 Januari pukul 07.00 WIB.

Namun suaminya dialihkan dari Nam Air ke Sriwijaya Air dengan jadwal berangkat pukul 13.00 WIB karena ketinggalan pesawat, sampai akhirnya Rion diketahui turut menjadi korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu.

Jenazah Rion sendiri baru teridentifikasi pada DVI RS Polri pada Kamis (21/1) atau 13 hari setelah jatuhnya Sriwijaya SJ 182.

Korban meninggalkan seorang istri serta dua orang anak berusia tiga tahun dan sembilan bulan.

Pemkot Lubuklinggau yang mengawal penuh kepulangan Rion, merekrut Ervina untuk bekerja sebagai honorer di dinas pemadaman dan bencana setempat, karena ia harus menggantikan posisi Rion sebagai tulang punggung keluarga. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler