Road to TEI 2023 dan JMFW 2024, Kemendikbudristek Hadirkan Produk Vokasi

Rabu, 11 Oktober 2023 – 16:50 WIB
Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbudristek Uuf Brajawidagda (kemeja putih) pada acara Diskusi Media Road to TEI 2023 dan JMFW 2024, Rabu (11/10). Foto Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menghadirkan karya, produk dari satuan pendidikan vokasi pada gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) 2023 dan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024. 

Keikutsertaan pendidikan vokasi merupakan yang perdana di TEI 2023, sedangkan untuk di JMFW merupakan kedua kali setelah tahun lalu sebanyak 60 looks dari 10 satuan pendidikan vokasi berlaga di parade busana JMFW 2023. 

BACA JUGA: Menjelang Pendaftaran CPNS 2023 & PPPK, Ada Kabar Baik dari Kemendikbudristek untuk Lulusan Vokasi

“Eksistensi pendidikan vokasi itu penting karena untuk mengetahui relevansi terkini dari dunia usaha dan dunia industri,” tutur Plt. Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbudristek Uuf Brajawidagda pada acara Diskusi Media Road to TEI 2023 dan JMFW 2024, Rabu (11/10).

Uuf menambahkan pendidikan vokasi memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari ekosistem perdagangan bersama industri baik dalam negeri maupun industri global. Saat ini, pihaknya juga terus meningkatkan kolaborasi melalui program-program penguatan kemitraan dan penyelarasan. 

BACA JUGA: Pupuk Kaltim Kembali Hadirkan Program Vokasi Industri & Magang Bersertifikat

Di samping itu, keikutsertaan satuan pendidikan vokasi dalam TEI dan JMFW juga bisa mengembangkan lebih lanjut potensi produk hasil dari satuan pendidikan vokasi. 

TEI 2023 diselenggarakan untuk meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional melalui berbagai potensi kekayaan alam, kreativitas, dan budaya dalam berbagai bentuk produk berkualitas, berdaya saing, dan memenuhi standar internasional. TEI menghadirkan berbagai bentuk produk mulai dari sektor industri, pertambangan, pertanian, hingga kerajinan dari pemasok produk yang terjamin di dunia internasional.

BACA JUGA: HUT Ke-78 RI, Insan-Insan Vokasi Unjuk Gigi di Kemendikbudristek 

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag Miftah Farid mengatakan TEI 2023 mengusung tema Sustainable Trade for Global Economic Resilience.

Sebagai bagian dari circle pameran internasional dan yang terbesar di tanah air, TEI mempertemukan industri dengan international buyer.  

TEI ingin mengakomodasi ekosistem ekspor, sehingga akan ada tujuh zona produk, yaitu Food & Beverages; Home Living, Digital & Services; Beauty & Personal Care; Chemical, Energy & Industrial Product; Medical Equipment & Healthcare; Fashion; dan Textile & Accessories.

“Pada ekosistem tersebut, ada supplier dan buyer, serta sumber daya manusia (SDM) yang unggul untuk mengisi proses tersebut," ucap Miftah.

Dia melanjutkan pendidikan vokasi bertugas menciptakan SDM yang unggul dan berkualitas guna meminimalisasi asymmetric information, sehingga seluruh zona dapat terkoneksi dengan pendidikan vokasi.

Pada kesempatan tersebut, Miftah turut mengapresiasi keikutsertaan satuan pendidikan vokasi pada JMFW 2023 tahun lalu. Menurut dia koleksi busana rancangan desainer dari satuan pendidikan vokasi yang diperagakan di panggung JMFW sangat impresif, dan layak bersanding dengan koleksi-koleksi dari brand terkenal. 

Oleh sebab itu, pihaknya kembali memberikan kesempatan kepada satuan pendidikan vokasi dalam parade pendidikan vokasi. 

Pemerintah optimistis penerapan industri 4.0 dapat mewujudkan visi besar tersebut, salah satunya melalui ajang Trade Expo Indonesia yang merupakan pergelaran pameran perdagangan tahunan dan paling besar di Indonesia. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Pameran ini diikuti perusahaan-perusahaan nasional dan dihadiri banyak calon pembeli dari dalam maupun luar negeri. (esy/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler