Rocky Lebih Berat Dibanding Hiroyuki

Kamis, 15 Januari 2009 – 07:14 WIB
JAKARTA - Menghadapi Ricardo ''Rocky'' Juarez, di Toyota Center, Houston, Texas, 28 Februari nanti, merupakan pertarungan berat bagi Chris JohnMeski pertarungan pilihan (choice), juara dunia kelas bulu (57,1 kg) versi WBA, itu menilai Rocky lebih berat dibanding lawan terakhirnya dalam pertarungan wajib (mandatory fight), Hiroyuki Enoki dari Jepang

BACA JUGA: Persebaya Krisis Kebugaran

''Dilihat dari rekor bertarung dan teknik bertinjunya, Rocky Juarez lebih baik dibanding Heroyuki Enoki,'' kata Chris John


Karena itulah, suami mantan atlet wushu Jateng, Ana Maria Megawati, itu benar-benar fokus mempersiapkan diri

BACA JUGA: Djokovic Nyaman dengan Raket Baru

Petinju berjuluk The Dragon itu sudah berada di markas latihannya, di Harry's Gym Perth, Australia, sejak 28 Desember lalu untuk menjalani latihan di bawah bimbingan pelatih sekaligus manajernya, Craig Christian


Petinju asal Banjarnegara itu bahkan sudah mengisyaratkan kepada istrinya, bahwa dia tidak akan pulang ke Semarang sebelum pertarungan di Amerika

BACA JUGA: Keraguan Petro Hadapi Laga Perdana

''Chris memang akan kembali ke Indonesia sebelum ke AmerikaRencananya dia ke Jakarta pada awal Februari nanti untuk memberikan keterangan persSetelah itu, langsung ke Amerika, tidak pulang dulu ke Semarang,'' kata Ana Maria kepada Jawa Pos, kemarin

Sebagaimana pertarungan-pertarungan sebelumnya, Ana Maria, tak akan mendampingi suaminya ke AmerikaApalagi, Ana sekarang punya kesibukan gandaSelain mengurus usaha internet yang belum lama ini dibuka di Kudus, dia juga harus mengurus dua anaknya hasil perkawinan dengan Si Naga

Keinginan untuk berkunjung ke Amerika memang adaTapi, tidak dilakukan saat sang suami bertanding''Mungkin, nanti setelah Chris John usai bertandingKalau ada waktu liburan, ada rencana ke Amerika,'' katanya.

Bagi Si Naga, pertarungan melawan Rocky merupakan kali ke-11 dalam upaya mempertahankan gelarnyaMelihat reputasi Rocky yang pernah menjadi finalis di Olimpiade Sydney dan rekor bertarungnya --empat kali kalah angka dari pemegang sabuk juara dunia-- bisa menjadi indikasi bahwa petinju 28 tahun itu punya teknik tinggi(ado/cfu)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Besok, Kompetisi Honda DBL 2009 Dimulai di Papua


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler