Roda Lion Macet karena Material Lelah

Rabu, 25 Februari 2009 – 06:05 WIB
Foto: Satria/Batam Pos/JPNN
JAKARTA - Departemen Perhubungan (Dephub) mulai menyelidiki penyebab macetnya roda depan Lion Air saat mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Senin petang (23/2)Informasi awal, diduga roda itu macet akibat adanya kelelahan material karena penutup roda dipakai terus-menerus, sehingga bisa aus.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Dephub Budhi M

BACA JUGA: Panglima Minta Utamakan Soft Power

Suyitno menyatakan, penutup roda sangat mungkin aus karena dipakai terus
''Alat itu ditekuk bolak-balik ke kanan ke kiri

BACA JUGA: Pencapresan JK Belum Final !

Saat pendaratan dipakai, take-off dipakai lagi
Lama-kelamaan bisa aus

BACA JUGA: Gubernur Sumut Langkahi DPRD

Itu bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,'' ujarnya di Jakarta kemarinDia bersyukur dampak kerusakan alat tersebut ternyata bisa diminimalkan secara baik oleh pilot.

Meski tidak menimbulkan dampak serius, Budhi menegaskan kejadian yang termasuk insiden serius tersebut sedang dicek inspektur dari Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Hubud serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)''KNKT nanti yang mencari tahu penyebab persisnya tutup roda itu tidak bisa dibuka,'' ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan evakuasi badan pesawat, direktur umum yang merangkap Juru Bicara Lion Air Edward Sirait menjelaskan, Lion Air masih menunggu persetujuan dan sertifikasi dari DKPPU untuk diterbangkan ke Jakarta dan selanjutnya menjalani perawatan''Jika diizinkan, pesawat itu sudah siap diterbangkan ke Jakarta besok (hari ini, Red),'' katanya.

Dia juga menuturkan, pesawat Lion Air yang mendarat darurat di Batam itu sudah melakukan perawatan rutinPerawatan besar berskala terakhir pada Juli 2008 dan perawatan berskala kecil dilakukan Februari 2009Sementara sertifikat kelayakan terbang masih diberikan sampai 14 Juni 2009Jam terbang pesawat sejak dibuat pada 1996 mencapai 20.770 jam terbang.

Saat insiden terjadi, Lion Air yang melayani rute Medan-Batam itu sedang mengangkut 156 penumpangSetelah mendarat selamat, ada sembilan penumpang yang dilarikan ke RS Budi Kemulyaan (RSBK) BatamDiduga, mereka hanya mengalami shock dan tidak menderita luka-lukaSenin malam itu juga mereka telah meninggalkan rumah sakit(dea/jpnn/kim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MK Menangkan 8 Pimred Koran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler