Rohartindo Nusantara Sebut Koper Airwheel Sudah Kantongi Sertifikat Keamanan

Kamis, 18 Januari 2024 – 10:07 WIB
PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) mengumumkan bahwa koper Airwheel sudah mengantongi sertifikat keamanan internasional. Foto: dok source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) perusahaan yang bergerak di bidang penjualan perkakas, alat rumah tangga mengumumkan koper Airwheel yang telah dipasarkan sudah memenuhi standar keamanan internasional.

Direktur Utama TOOL Ronald Hartono Tan mengatakan produk koper robotict atau smart luggage telah memenuhi spesifikasi dan persyaratan dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

BACA JUGA: Baller, Koper D2C Asal Indonesia yang Wajib Masuk Wishlist Wisatawan

Oleh karena itu, produknya tersebut bisa dimasukkan ke dalam kabin maskapai.

"Kami sampaikan koper Airwheel memiliki sertifikat keamanan internasional seperti CE, MSDS, ROHS, UN 38.3, IC, CB, IEC sehingga terhadap keamanan koper, kelistrikan, dan baterai telah diakui melalui sertifikat," ungkap Ronald dalam keterangan resminya, Kamis (18/1).

BACA JUGA: Sadar Akan Isu Lingkungan, Milwaukee Hanya Jual Perkakas Nirkabel Bertenaga Baterai

Dia mengaku perseroan berkomitmen untuk memasarkan produknya sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Menurut dia, pihaknya akan menjunjung tinggi prioritas keamanan dan keselamatan pada produk tersebut.

BACA JUGA: Departemen Diminta Beli Mesin Perkakas Dalam Negeri

Pada tahun ini, Ronald optimistis perusahaan akan tumbuh dengan produk yang ditawarkan seperti perkakas, tas koper, dan perabot rumah tangga

"Proyeksi pertumbuhan Perseroan pada 2024, kami menargetkan dapat tumbuh sesuai dengan target di semua lini penjualan TOOL," katanya.

Rohartindo Nusantara juga akan membuka toko offline Airwheel pada 2024.

Hal itu mengingat Airwheel sebagai produk smart robotic luggage yang menjadi favorit pelanggan untuk kebutuhan travelling.

Berdasarkan laporan keuangan per September 2023, penjualan koper Airwheel memelesat 2023, 34 persen year on year (yoy) menjadi Rp 49,35 miliar dari sebelumnya Rp 16,27 miliar per September 2022.

Sementara itu, penjualan perkakas dan perabot rumah tangga, secara total TOOL membukukan pendapatan Rp 99,47 miliar per kuartal III/2023, naik 28,79 persen yoy dari sebelumnya Rp 77,24 miliar.

Sebelumnya, salah satu pengguna koper Airwheel dilarang masuk ke dalam bagasi di salah satu kabin pesawat. Namun, pihak maskapai itu telah memberikan klarifikasi

AirWheel berbeda dari koper biasa karena dilengkapi baterai Li-on. Koper robotic tersebut memiliki mesin dan bisa bergerak bila orang duduk di atas koper ini.

Dilansir dari situs Citilink, alat yang mengandung dan memiliki baterai lithium harus dicabut dari perangkatnya.

Airwheel yang bisa masuk kabin hanya yang memiliki baterai lithium yang bisa dilepas-pasang sesuai regulasi International Air Transport Association (IATA).

Dimensi airwheel harus sesuai dengan aturan bagasi kabin.  (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bangun Patung Tokoh Nasional dari Perkakas Bekas Petani


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler