BACA JUGA: Nurdin Tebar Ancaman
Rossi mengalami kecelakaan saat berlatih dengan motokros di Pesaro, Italia.Pembalap tim Fiat Yamaha itu melakukan latihan di sebuah trek Kamis (16/4)
BACA JUGA: Ibrahimovic Siap Hadapi Inter
Namun, karena merasa tak mengalami masalah serius, Rossi bangkit dan kembali menaiki motornya.Masalah baru muncul pagi hari sehari kemudian saat Rossi bangun tidur
BACA JUGA: Murray Kandas, Nadal Melaju
Dari hasil pemeriksaan, tak ditemukan cedera serius pada tubuh RossiYang ada, juara bertahan MotoGP ini hanya mengalami memar saja pada punggungnya.Sempat muncul kekhawatiran bahwa Rossi bakal absen di MotoGP Jepang yang akan dihelat di Sirkuit Motegi, 25 April mendatangNamun, kabar ini langsung mendapatkan bantahan oleh pihak MotoGPPada situs resminya, MotoGP menyebut cedera yang dialami Rossi tak serius dan karenanya pembalap berusia 31 tahun ini masih bisa berlaga di Motegi, akhir pekan mendatang.
Masalah fisik yang menimpa Rossi itu seakan menambah masalah yang sedang dihadapi YamahaMeski meraih hasil positif dengan finis 1-2 melalui Rossi dan Jorge Lorenzo, Yamaha merasa masih memiliki kekurangan besarTeam principal Fiat Yamaha Davide Brivio menunjukkan motor YZR-M1 memiliki kekurangan dalam power.
Dari statistik peraih top speed, Yamaha jelas sangat ketinggalan dari Ducati dan HondaBahkan, Honda bisa sedikit lebih unggul dari pada Ducati yang sebelumnya paling unggul dalam hal power.
"Kami mengalami kesulitan di lintasan lurusKami harus memikirkan tentang unit-unit yang siapYang jelas kami berharap bisa segera menemukan solusi kecil untuk memecahkan situasi ini," ujar Brivio pada La Gazzetta dello Sport dilansir Autosport
Brivio mengatakan, problem tersebut mungkin tidak bisa diatasi dalam waktu cepatPenyebabnya, pembatasan jumlah mesin di untuk tiap pembalap di musim ini."Karena aturan baru menetapkan bahwa pembalap hanya dibatasi menggunakan enam mesin saja, maka menemukan solusi untuk masalah ini dalam waktu cepat, mungkin bisa menjadi masalah," kata Brivio.
Problem Yamaha bukan hanya soal powerDi Qatar, motor yang ditunggangi oleh Rossi langsung berhenti begitu melintasi garis finisBrivio menjelaskan, itu merupakan efek dari wheelspin selama balapan hingga memakan bahan bakar lebih banyak
"Kami memiliki sistem yang bisa menghitung berapa konsumsi bahan bakar yang diperlukan selama balapanDalam evaluasi pasca balapan, kami menemukan bahwa sistem itu tak bekerja," terangnya.
Meski begitu Brivio mengatakan bahwa soal sistem ini bukanlah masalah besarBrivio menjelaskan soal konsumsi bahan bakar juga dipengaruhi oleh faktor eksternal"Memang ada lintasan yang memberikan kesulitan lebih dibanding yang lain, dan di waktu lalu juga sudah terjadi bahwa kami finis tepat waktuHal ini juga dipengaruhi oleh kombinasi antara karakter sirkuit dan temperaturKetika suhunya dingin, konsumsi bahan bakar lebih banyak dibanding ketika panas," ujarnya(ady/aj/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Tottenham v Arsenal: Duel Penentuan !
Redaktur : Auri Jaya