Saat Memperingati Maulid Nabi di Istana, Wapres Ma’ruf Amin Dapat Mandat dari Jokowi

Sabtu, 09 November 2019 – 09:07 WIB
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin memberikan sambutan pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11) malam. Foto: Setpres RI

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menggelar acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (8/11) malam.

Acara peringatan tersebut salah satunya diisi dengan uraian hikmah dengan tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Indonesia Unggul dan Maju" yang disampaikan oleh Guru Besar UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A.

BACA JUGA: Peringatan Maulid Nabi Momentum Teladani Akhlak Rasul

Nah, pada kesempatan itu, Wapres yang dikenal dengan inisial KMA itu diberi mandat oleh Presiden Jokowi untuk menggantikannya menyampaikan sambutan.

Kiai Ma'ruf saat itu menjelaskan bahwa Rasulullah merupakan tokoh perubahan yang luar biasa dan mampu mengubah masyarakat di zamannya menjadi masyarakat yang memiliki semangat juang yang tinggi.

BACA JUGA: Kasal: Manfaatkan Peringatan Maulid Nabi untuk Introspeksi

Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin dan Mensesneg Pratikno usai peringatan Maulid Nabi di Istana Presiden, Jumat (8/11) malam. Foto: Setpres RI

BACA JUGA: Kiai Maruf Raja Para Santri, Kini Sudah Jadi Wapres RI

Perubahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad tersebut ialah menyentuh manusianya, di mana Rasulullah menanamkan perubahan akidah, cara berpikir, dan perilaku masyarakat.

"Semangat perubahan seperti yang dilakukan Rasulullah itulah yang ingin kita contoh dan teladani dalam rangka membangun Indonesia yang lebih baik. Mengubah Indonesia dari negara yang berpendapatan menengah menjadi negara yang berpendapatan tinggi, mengubah Indonesia menjadi Indonesia Maju,” katanya.

Indonesia maju, menurutnya sangat bergantung pada sumber daya manusianya. Maka itu, pemerintah menjadikan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas dalam lima tahun mendatang.

"Mudah-mudahan semangat Rasulullah SAW akan memberikan inspirasi dan merupakan dorongan semangat dalam rangka kita membangun Indonesia ke depan," jelas Kiai Ma'ruf.

Usai acara tersebut, Presiden Jokowi pun memberikan penjelasan saat ditanya jurnalis kenapa dirinya memberikan kepada Wapres Kiai Ma’ruf untuk menyampaikan sambutan.

"Ya penghormatan kepada beliau. Beliau kan ahlinya. Benar tadi kan?. Apa yang beliau sampaikan tadi itulah yang seharusnya kita kerjakan,” ucap Jokowi, didampingi Wapres Kiai Ma’ruf dan Sekretaris Negara Pratikno.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler