Sadar Belum Mampu Sediakan Transportasi Layak, Jokowi Ogah Usik Go-Jek

Jumat, 18 Desember 2015 – 17:13 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto : dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA--Presiden Joko Widodo meminta layanan transportasi instan seperti Go-Jek dan Grab Bike tidak dihapuskan. Ia menganggap layanan transportasi via online itu sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.

"Sepanjang itu dibutuhkan masyarakat, saya kira enggak ada masalah," ujar Jokowi di Bogor, Jumat (18/12).

BACA JUGA: Akom Tanggapi Santai Manuver Agung Cs

Menurut Jokowi, aturan tentang transportasi bisa menyesuaikan jika pemerintah sudah bisa memberikan layanan moda angkutan umum yang lebih baik untuk masyarakat. Ia mengatakan transportasi umum seharusnya yang memberikan kenyamanan pada masyarakat. Di samping itu, Jokowi meminta aturan tidak sampai mengganggu inovasi seperti Go-Jek dan Grab Bike yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan transportasi dengan cara online dan cepat.

"Itu kan aplikasi anak-anak muda yang ingin memperbaharui inovasi sebuah ide, jadi jangan sampai juga mengekang inovasi," imbuh Jokowi.

BACA JUGA: UU Otsus Pilar Utama Renegosiasi Freeport

Dibanding melarang, Jokowi meminta Kemenhub untuk melakukan penataan dan pembinaan untuk memperbaiki transportasi umum. "Penataan supaya keselamatan masyarakat sebagai penumpang bisa dijaga," tandasnya. (flo/jpnn).

BACA JUGA: Anak Buah Megawati: Menteri Jonan Tak Pantas Dipertahankan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Golkar Abaikan Pelanggaran Etika Novanto


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler