Sadis, Asworo Tega Habisi Nyawa Calon Istrinya karena Bokek

Kamis, 15 Juni 2017 – 19:31 WIB
Tersangka Asworo (pakai masker) saat diamankan aparat. Foto: JPG

jpnn.com, PALEMBANG - Polda Sumsel akhirnya mulai berhasil mengungkap secara perlahan motif Martinus Asworo, 33, tega menghabisi nyawa pacarnya, Cathrina Wiedyawati, 30.

Seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), pegawai koperasi sebuah SMA swasta di Palembang itu nekat melakukan pembunuhan tersebut karena tidak ada uang (bokek, red).

BACA JUGA: Satu Pelaku Perampokan di Daan Mogot Ditangkap di Lampung

Kedua sejoli ini berencana menikah, 5 September nanti. Diduga, Asworo panik karena tak punya biaya sama sekali untuk pernikahan itu. Apalagi, sebelum itu ada rencana pre-wedding di Yogyakarta.

Karena itu, Asworo merencanakan pembunuhan itu. Pada 7 Mei lalu, tersangka menjemput kekasihnya di Prabumulih naik mobil carteran. Di kota itu, Wiwied -sapaan Cathrina Wiedyawati- bekerja di sebuah perusahaan swasta.

BACA JUGA: Gubrak, Pak RT Jatuh dari Atas Pohon Saat Kerja Bakti, Innalillahi…

Dia mengajak korban ke Yogyakarta untuk foto pre-wedding. Namun diduga, rencana itu modus belaka untuk melancarkan aksinya menghabisi sang pacar.

Kedua sejoli ini sempat menginap di sebuah hotel di Jl Kapten Anwar Sastro. Di sana, Asworo sempat pinjam ATM korban dan mengambil uang Rp600 ribu.

BACA JUGA: Bunuh Anak dan Istri dengan Cara Sadis, Aliong Divonis Hukuman Mati

Keesokan harinya, keduanya berangkat dari hotel menuju bandara. Tapi rencana itu tak pernah kesampaian. Saat melintas di Jl Nurdin Panji, Asworo melaksanakan niatnya. Dengan kunci stir, dia membunuh sang kekasih.

Setelah itu, tersangka membuang jasad korban di Jl Sungai Sedapat, Sukarami. Sempat pulang ke tempat kosnya, lalu mengembalikan mobil sewaan, Asworo lalu kabur ke OKI.

Lama dia menghilang, tak diketahui keberadaannya. Sampai 12 Juni kemarin, Tim Rimau pimpinan AKBP Erlin Tangjaya menciduk tersangka di indekos Anggrek di Bandarlampung.

Kabarnya, tersangka tertangkap setelah polisi berhasil melacak nomor ponselnya. Ketika ditangkap, dia sedang memainkan handphone di kamar indekosnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryato mengatakan, saat ini Asworo masih diperiksa secara intensif.

“Kami belum tahu motifnya apa, saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan,” tuturnya. (wly/ce4)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembunuhan Supersadis! Pinggang Ditusuk, Leher Digorok


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler