SADIS: Oknum Guru Cabuli Bocah, Darah Mengucur Banyak

Rabu, 02 Desember 2015 – 18:31 WIB

jpnn.com - DENPASAR – Ibu siapa yang tidak teriris hatinya jika mengetahui buah hatinya yang masih berumur 5 tahun dicabuli sampai mengalami sipilis. Kemarin, sang ibu dari korban, sebut saja Sandat, memberikan kesaksian.

Sambil menangis menjelaskan bahwa perbuatan oknum guru Lause Herman (belum tersangka) lebih sadis. Guru bahasa mandarin yang diduga warga negara Tiongkok ini mencabuli putrinya sampai kemaluan Sandat pendarahan. Karena darah mengucur banyak, Herman mengambil lap motor warna oranye untuk membersihkannya. Namun sampai saat ini Herman belum tersangka.

BACA JUGA: Perkelahian Berdarah, Crasss! Kali Ini Bukan Darah Ayam yang Mengucur

Sidang kemarin untuk terdakwa David Dwi Hariantono alias Toton, 52, yang dipimpin oleh Hakim Ketua Beslin Sihombing. Jaksa Wiraguna menghadirkan ibu korban menjadi saksi.

Sidang tertutup ini juga diikuti oleh P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Bali dan Denpasar yaitu Ni Luh Sukawati, Siti Sapurah dan GAA Marhaeningsih yang mendampingi pihak korban.

BACA JUGA: Suami-Istri Ini gak Kapok-kapok, Bandel Banget, nih Fotonya

Usai sidang, Siti Sapurah menjelaskan bahwa, sangat sadis perbuatan Lause Herman yang belum dijadikan tersangka oleh polisi.

 “Jauh lebih sadis Lause Herman ini. Dia pelaku yang keji, namun belum dijadikan tersangka,” sesalnya seperti dilansir Harian Bali Express (Grup JPNN.com).

BACA JUGA: Eksekutor Tiga Wartawan Dibekuk, tapi Pistol di Mana?

Menurutnya, sejumlah bukti sudah diserahkan ke polisi, namun perkembangan penyelidikannya terkesan lambat.

“Kami mendesak keras dengan fakta – fakta ini agar Herman ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” cetus Luh Sukawati.(art/rdr/ika/dot/fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hanya 10 Menit Bersama 3 Cewek di Kamar Hotel, Uang Rp100 Juta Raib


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler