Sahroni Minta Polisi Beri Efek Jera terhadap Pelaku Tawuran Jakbar

Senin, 10 Juli 2023 – 13:37 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni soal kasus tawuran di Jakbar. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta Ahmad Sahroni meminta polisi memberikan efek jera te?rhadap pelaku tawuran yang baru-baru ini meresahkan warga di Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat.

Tawuran itu sebelumnya melibatkan puluhan remaja asal Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Selatan (Jaksel).

BACA JUGA: Geng Melati Street dan Geng Tunggilis Terlibat Tawuran di Bogor

Saat penertiban, personel Polres Metro Jakbar menemukan berbagai jenis senjata tajam dari para pelaku yang hendak tawuran.

Sahroni mengatakan polisi harus bisa memberantas aksi tawuran dengan konsisten agar jangan sampai menimbulkan satu pun korban.

BACA JUGA: Kampung Al-Furqon Didatangi Gerombolan Bermotor, 2 Pria Acungkan Senpi, Mencekam

“Tawuran antar remaja adalah masalah sosial yang sangat mengkhawatirkan, karena melibatkan generasi muda kita," kata Sahroni dalam keterangan di Jakarta, Senin (10/7).

Wakil ketua Komisi III DPR itu mengapresiasi kesigapan personel Polres Metro Jakbar dalam mencegah aksi tawuran tersebut.

BACA JUGA: Bentrok Berujung Pambacokan Polisi di Manokwari Berawal dari Kelakuan 4 Pria Ini

Namun, dia mengingatkan bahwa pengawasan dan edukasi harus dilakukan secara konsisten.

"Jangan sampai ada korban satu pun dari aksi anarkistis seperti ini,” ucap legislator Fraksi Partai NasDem itu.

Pria asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu juga menyoroti terkait mayoritas pelaku tawuran yang merupakan anak di bawah umur.

Menurutnya, meski para pelaku di bawah umur, tindakan mereka tidak boleh ditolerir sebatas kenakalan remaja.

"Saya menekankan pentingnya edukasi tidak hanya pada anak-anak, tapi juga guru dan orang tua. Polisi perlu mengambil peran aktif dalam hal ini,” tuturnya.

Oleh karena itu, Sahroni meminta kepolisian sebagai aparat penegak hukum di lapa??ngan tidak ‘memanjakan’ para pelaku tawuran yang telah meresahkan masyarakat.

"Polisi di lapangan harus tegas, proses semua pelaku yang terlibat. Harus ada efek jera yang membuat para pelaku onar ini tidak akan mengulang tindakannya lagi," ujar Sahroni.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler