Sakit Hati Ditolak Rujuk Jamhari Bunuh Mantan Istri dan Anak

Senin, 14 Januari 2019 – 22:30 WIB
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Rejang Lebong, Bengkulu, tertangkap. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, BENGKULU - Kapolda Bengkulu Brigjen Coki Manurung mengungkap motif di balik aksi pembunuhan yang dilakulan Jamhari Muslim (33) terhadap mantan istri dan kedua anak perempuan di Rejang Lebong, Sabtu (12/1) lalu.

Menurut Coki, pelaku sengaja menghabisi nyawa mantan istrinya, Hasnatul Laili alias Lili (35) dan dua orang putrinya karena mengaku sakit hati.

BACA JUGA: Cara Irfan Bunuh Dendi Sangat Kejam, Sadis, Bengis!

"Dari pemeriksaan diketahui korban sudah tiga kali berkeluarga, dan yang ketiga bersama tersangka,” kata Coki kepada wartawan, Senin (14/1).

Hubungan suami istri antara pelaku dan korban hanya bertahan dua bulan. Kemudian, keduanya bercerai.

BACA JUGA: Kasus Siswi SMK Dibunuh: Pelaku Sudah Mengintai Sejak Senin

Setelah bercerai, pelaku ingin kembali rujuk dengan korban. Namun, korban menolak karena mantan suaminya itu tidak memiliki pekerjaan yang jelas dan menetap.

Motif itu yang membuat pelaku merencanakan pembunuhan terhadap Hasnatul Laili alias Lili (35) yang kesehariannya berjualan pisang.

BACA JUGA: Innalillahi, Nurhayati Tewas dengan 10 Luka Tusuk

Jenderal bintang satu ini menuturkan, pembunuhan diawali dengan kedatangan pelaku ke rumah korban dengan berjalan kaki sekitar pukul 03.00 WIB, sebab jarak rumah pelaku ke rumah korban sekitar dua kilometer.

Sekitar pukul 05.00 WIB, korban Lili keluar dari kamarnya dan tersangka langsung memukulnya dengan kayu.

"Selanjutnya Melan Miranda (16) dipukul tersangka juga, begitu juga dengan Chyka Ramadani (10), lalu pelaku memastikan korban masih hidup atau tidak dengan mengecek denyut nadi," ucapnya.

Untuk memastikan korban tewas, pelaku kemudian menjerat leher dengan kabel charger telepon genggam dan melarikan diri menggunakan mobil Suzuki jenis APV warna gold nopol BD 1702 LO, yang kemudian diparkir di halaman belakang RSUD Curup.

Kemudian tersangka kembali ke rumah, mengganti pakaiannya yang terkena bercak noda darah dan melarikan diri keluar dari Kabupaten Rejang Lebong.

"Pelaku sempat menginap di Kota Bengkulu, lalu menuju Kabupaten Bengkulu Selatan, di sana dia bisa dibekuk oleh personel kami," tandas Coki. (cuy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Agnes Batal Begituan Karena Arif Ompong, Akhirnya Tragis


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler