Sandiaga Kalah di Pilpres, Ruang Sandi Tetap Eksis

Sabtu, 14 September 2019 – 22:58 WIB
Sandiaga S Uno usai menghadiri ulang tahun pertama Ruang Sandi di Jakarta Pusat, Sabtu (14/9). Foto: Aristo S/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 02 Sandiaga Uno masih terus menjalin komunikasi dengan para pendukungnya di Pilpres 2019. Menurutnya, saat ini sudah ada Ruang Sandi yang menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkreativitas.

Ruang Sandi sudah eksis selama setahun ini. Mulanya Ruang Sandi dibentuk sebagai wadah pendukung tokoh muda kelahiran 28 Juni 1969 itu saat menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

BACA JUGA: Prabowo Subianto Ingin Sandiaga Uno Kembali

Salah satu pendiri Saratoga Capital itu mengatakan, saat ini Ruang Sandi bukan sekadar komunitas politik. Sebab, Ruang Sandi telah bertransformasi menjadi komunitas anak muda yang berorientasi mengembangkan usaha.

"Ini bukan gerakan murni hanya politik praktis, tetapi gerakan yang memiliki kreativitas mencetak pengusaha yang bisa menggerakkan ekonomi yang bisa membuka lapangan kerja ekonomi kreatif," katanya usai menghadiri perayaan setahun Ruang Sandi di Jakarta, Sabtu (14/9).

BACA JUGA: Istana Ogah Turuti Saran Sandiaga soal Pemindahan Ibu Kota Negara

Suami Nur Asia Uno itu mengaku bangga lantaran Ruang Sandi tetap eksis hingga saat ini. Hal itu menjadi bukti bahwa Ruang Sandi bukan untuk kepentingan sesaat.

"Hari ini setelah satu tahun gerakan ini tidak redup seperti gerakan lain yang berdasarkan syahwat politik," ucap dia.

BACA JUGA: Drama Memalukan Seleksi Cawagub DKI

Mantan pendamping Anies Baswedan di Pemerintah Provinsi DKI itu pun mengharapkan komunitas Ruang Sandi mampu memberikan banyak manfaat bagi perekonomian bangsa, termasuk memberdayakan rakyat kecil. "Mudah-mudahan mereka bisa bergerak terus menebarkan virus-virus semangat positif untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi," timpal dia.

Pada kesempatan sama Dimas Akbar selaku ketua umum Ruang Sandi mengatakan, kalangan muda harus mampu berwirausaha. Sebab, tumbuhnya wirausaha muda bisa menjadi memajukan perekonomian bangsa sekaligus menciptakan lapangan kerja.

"Semangat yang dibangun jangan sampai redup karena tujuan kami bukan hanya untuk hari ini, tetapi terus berjalan untuk besok sampai 20 tahun ke depan," ungkap dia.(mg10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler