Sangat Rawan, 7.490 TPS Perlu Atensi Khusus

Senin, 05 Desember 2016 – 14:23 WIB
Pilkada serentak. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian melaporkan kesiapan jajarannya mengamankan Pilkada Serentak di 101 daerah pada Februari 2017, dalam rapat dengan Komisi III DPR, Senin (5/12).

Pengamanan tersebut menurutnya dilakukan terhadap surat suara baik lokasi percetakan, pendistribusian dan penyimpanan.

BACA JUGA: KLHK Menjaga Wilayah Pesisir dari Ancaman Kerusakan

 Hal itu untuk menjamin tidak adanya kebocoran. Pada hari H, kepolisian akan mengamankan sebanyak 99 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 101 daerah tersebut.

Polri, lanjut Tito, sudah mengklasifikasi tingkat kerawaran puluhan ribu TPS dalam kategori rawan satu, rawan dua dan aman.

BACA JUGA: Dukung Program Pemerintah, Jajaran BNPT Tes Narkoba

Menurutnya, jumlah TPS aman sebanyak 65 ribu lebih.

"Kemudian yang rawan satu ada 25 ribu lebih dan kita anggap rawan dua yang perlu atensi khusus di daerah itu sebanyak 7.490 TPS," kata Tito.

BACA JUGA: Simak Nih, Ternyata Ini Alasan Kapolri Tak Menahan Ahok

Penentuan tingkat rawan dan sangat rawan disebabkan adanya konflik di daerah tersebut.

Selain itu persaingan antarpasangan calon cukup keras dan pendukungnya terbelah," tambah mantan Kepala BNPT itu.

Dalam penghadapi Pilkada Serentak, Polri juga menyiapkan rencana kontingensi dengan menyiagakan personil Brimob sebanyak 41.805 orang.

 Mereka siap diturunkan bila terjadi kerucuhan. Pengamanan ini juga akan di-backup oleh jajaran TNI.

Kerjasama Polri, Kejaksaan dengan KPU dan Bawaslu yang ditindaklanjuti sampai ke daerah sudah dilakukan, dengan membentuk sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jenderal Tito Ungkap Permintaan GNPF MUI sebelum Aksi 212


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler