Satgas Penanganan Covid-19 Minta 5 Provinsi Ini Menurunkan BOR

Selasa, 05 Oktober 2021 – 21:36 WIB
Wiku Adisasmito. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta Pemerintah Provinsi Papua, Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, menurunkan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit. 

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, meski sudah tergolong rendah, namun BOR di RS pada lima provinsi itu masih lebih tinggi dari angka rata-rata nasional 6,34 persen. 

BACA JUGA: Status BOR RS Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta Kini 23 Persen, Ini Perinciannya...

Dia menjelaskan BOR rumah sakit di Papua masih 20,52 persen, Aceh 14,27 persen, DIY 15,84 persen, Bali 11,28 persen, dan NTT 11,44 persen. 

"Maka perlu perhatian bagi lima provinsi ini untuk segera menurunkan BOR-nya di wilayahnya masing-masing dengan segera meningkatkan kualitas penanganan pasien Covid-19 agar seluruhnya dapat sembuh," kata Wiku dalam konferensi pers via daring yang diikuti dari Jakarta, Selasa (5/10).

BACA JUGA: Sudah Tidak Ada Provinsi yang BOR Rumah Sakit di Atas 80 Persen, Alhamdulillah!

Dia menjelaskan Provinsi papua dan Aceh termasuk wilayah dengan angka kasus aktif dan kematian akibat Covid-19 tinggi. 

"Papua dan Aceh sama-sama masuk ke dalam lima besar (daerah dengan angka) kematian dan kasus aktif tertinggi minggu ini," katanya.

BACA JUGA: HUT ke-76 RI, Pertamina Bor Sumur ke-6 di Blok Rokan

Wiku pun mengingatkan pemerintah daerah untuk mencermati angka kasus penularan Covid-19 di wilayah masing-masing, dan membandingkannya dengan angka kasus di daerah lain.

"Jika ternyata berada di posisi tertinggi, seperti kasus aktif, kasus positif, kematian, dan BOR, maka segera koordinasikan dengan perangkat daerah atau pemerintah pusat apabila diperlukan agar segera melakukan perbaikan," ungkapnya. 

Lebih lanjut Wiku juga meminta pemda melakukan sinkronisasi data kasus Covid-19 dan memastikan data yang tercatat akurat, menggambarkan situasi sebenarnya di lapangan.

"Tentunya kami berharap penurunan kasus dan perbaikan terjadi secara merata di seluruh wilayah Indonesia," kata Wiku. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler