Satgas Yakin Peningkatan Kasus Covid-19 Bukan Karena Virus Varian Baru

Kamis, 21 Januari 2021 – 22:12 WIB
Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Foto: Satgas Covid-19.

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meyakini peningkatan kasus positif Corona pada akhir-akhir ini bukan disebabkan varian baru virus Sars-Cov2 seperti yang muncul di Inggris.

Hal ini ditelusuri berdasarkan hasil pelacakan genum Sequencing oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

BACA JUGA: Tragedi Sriwijaya Air: Pramugari Mia Ambil Cuti Tepat Saat Jasadnya Dikubur

"Hasil pelacakan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyatakan bahwa jumlah whole genum sequencing yang telah dikumpulkan kepada GISIAID atau bank data influenza di dunia sebanyak 244, tidak ditemukan mutasi B117 sampai saat ini. Namun, jenis mutasinya sudah banyak ditemukan ialah berjenis D614G ," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers di Gedung BNPB, Kamis (21/1).

Oleh karena itu, untuk menekan peluang adanya mutasi virus Sars-Cov2, yang harus dilakukan ialah dengan menekan replikasi atau infeksi virus dengan menghambat laju penularan.

BACA JUGA: Pembunuh Andriana Simeonova Tertangkap, Pelakunya Tak Diduga, Oh Motifnya

Caranya dengan ketat menerapkan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat, sehingga tidak ada ruang bagi virus untuk mereplikasi dirinya.

Untuk itu, Wiku mengingatkan masyarakat jangan pernah lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan, dan yang paling diharapkan jangan sampai masyarakat menjadi korban terpaparnya kasus Covid-19.

BACA JUGA: Polisi Berjalan Kaki Selama 4 Jam, Hasilnya Tidak Sia-sia

Dia mengharapkan jangan sampai hal ini terjadi. Masyarakat juga diminta untuk selalu berhati-hati dan waspada di mana pun berada. Karena kemunculan kasus positif bukan sekadar angka, tetapi sudah bermunculan di lingkungan terdekat dari masyarakat itu sendiri.

"Jika kita lengah menjalankan disiplin protokol kesehatan, maka cepat atau lambat kita sendirilah yang akan menjadi bagian dari angka penambahan kasus positif maupun berada di ruang perawatan Covid-19," kata Wiku. (tan/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler