Satu Lagi Korban Buol Dirawat

Jumat, 03 September 2010 – 03:43 WIB
BUOL-Salah satu korban penembakan yang diduga dilakukan aparat, pada Rabu (1/9) kemarin, Moh Iksan Mangge, akan dirujuk ke Palu, dengan pesawat Express Air, Jumat (3/9)Iksan terpaksa dirujuk lantaran ronsen milik RSUD dalam keadaan rusak

BACA JUGA: Lombok : Siap Hadapi Lebaran 2011

Sementara sakit yang dideritanya cukup parah harus segera ditangani oleh dokter dengan serius

     
Iksan Mangge sehari-harinya adalah seorang PNS di Sekretariat Korpri Pemkab Kabupaten Buol, yang juga anak mantan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Buol yang sekarang jadi staf Ahli Bupati Buol Syamsudin Mangge SSos

BACA JUGA: Waspadai Calo Tiket !

Korban Iksan Mangge saat ditembak oleh aparat yang diduga berasal dari kepolisian terjadi jelang buka puasa Rabu (1/9), sekitar pukul 17.30 Wita  saat itu sedang berada di depan rumahnya sedang asyik bercengkerama sambil menyaksikan persiapan anggota Brimob dari Kompi 3 Pelopor Polda Sulteng hendak pulang kembali ke Kota Palu.
    
Posisi rumah Iksan Mangge dengan pompa bensin (SPBU) cukup dekat, sekitar 100 meter, sehingga aktifitas pemberangkatan anggota Brimob dapat terpantau dari kejauhan, apalagi jalan di depan rumahnya sangat strategis sebagai tempat melintas kendaraan, termasuk kendaraan truck milik Brimob
Tapi siapa sangka kalau anak muda yang senang bergaul itu kena tembakan aparat

BACA JUGA: Pemudik Mulai Memadati Terminal-Stasiun

Iksanpun terkapar, dan dilarikan ke rumah sakit yakni RSUD Buol.
    
Dari diagnosa dokter yang memeriksa, Iksan Mangge kena peluru di bagian pinggul bagian kiri dan tembus hingga ke sisi pinggul sebelah kananIksan tak berdaya dan harus terbaring menunggu hasil diagnosa lanjutan lebih detail untuk mengetahui luka dalam IksanCelakanya lagi, ronsen milik RSUD Buol saat ini mengalami kerusakan parah, hingga keluarga Iksan pun belum  mengetahui luka dalam Iksan yang sebenarnya“Ronsen milik RSUD saat ini mengalami kerusakan, “kata Achmad Mangge, paman korban, kepada Radar Sulteng, Kamis (2/9) saat menunggui keponakan kesayangannya itu.
     
Karena ronsen mengalami kerusakan, dan tidak dapat mengetahui luka dalamnya,  maka Iksan terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki kelengkapan peralatan ronsenPihak keluarga, jelas Achmad Mangge paman korban, lebih memilih Palu sebagai tempat tujuan  rumah sakit rujukan“Terserah, yang penting sudah di PaluRumah sakit mana yang akan dituju untuk dirawat, kita lihat saja disana nanti, yang pasti di Palu cukup banyak rumah sakit yang bagus, “ujarnya.
      
Seperti diketahui, Iksan Mangge, tertembak bukan lantaran menghadiri apalagi mengikuti aksi unjukrasa, tetapi dia tertembak saat keadaan tidak ada gejolak alias keadaan amanDilihat dari posisi luka Iksan, arah tembakan berasal dari ketinggian, karena luka Iksan melintang dari kiri ke kanan tembus didalamnyaLuka bagian kiri berada di atas dibanding tembusannya yang berada di sebelah kanan posisinya berada di bawah daripada posisi kiri Diduga pula, penembak melakukan penembakan setelah melintas di depan korban.(mch/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejati Jambi Usut Laporan Pemerasan Oknum Jaksa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler