SBY Kepincut Lemari Doraemon

Jumat, 02 Agustus 2013 – 06:25 WIB

jpnn.com - PASURUAN- Agenda safari Ramadan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke sejumlah daerah di Jawa Timur sampai di Pasuruan kemarin. Dalam kunjungan ke Kota Santri ini, SBY berkunjung ke Pasar Mebel yang ada di Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo.

Dari pantauan Radar Bromo (Jawa Pos Group), rombongan presiden tiba di lokasi sekitar pukul 12.00. Selain Ibu Negara Ani Yudhoyono, sejumlah menteri di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II turut serta mendampingi.  Antara lain,Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sarif Cicip Soetardjo, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh. Kapolri Timur Pradopo dan juga Gubernur Jatim Soekarwo beserta istri juga terlihat di lokasi.

BACA JUGA: Kemendagri Apresiasi Imbauan Gubernur Soal Bendera Aceh

Bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Pasuruan dan kepala pasar setempat, Wali Kota Pasuruan Hasani menyambut langsung kedatangan presiden. Tak berlangsung lama, rombongan kemudian diajak keliling ke sentra mebel di Jawa Timur tersebut.

Dalam kunjungan kemarin, SBY yang sempat berbincang-bincang dengan pemilik stan. SBY mengaku kagum dengan produk furniture yang ditampilkan. Bahkan, menurutnya, aneka produk mebeler tersebut memiliki kualitas nomor wahid.

BACA JUGA: MK Tuntaskan 109 Perselisihan Pilkada

Menjelang kunjungan berakhir, SBY sempat tertarik dengan sebuah lemari display Doraemon. Bentuknya yang unik dengan desain bulat membuat Presiden berminat untuk mengoleksinya. "Bagus-bagus, ini saya suka. Bungkus," ucap SBY kepada protokolernya yang kala itu berada di sampingnya.

Dalam kunjungannya kemarin, ada dua jenis mebeler yang dibeli oleh SBY. Yakni, mebel lemari display Doraemon dengan harga Rp 2,3 juta dan lemari golf yang dibelinya dengan harga USD 600 (sekitar Rp 6,3 juta).

BACA JUGA: LKAAM Galang Kekuatan Dukung Irman Jadi Capres

Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Hasani berharap, kunjungan SBY ke sentra mebel bisa mengangkat nama Bukir sebagai pusat kerajian mebeler. Bukan hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional. "Saya berharap kunjungan ini dapat lebih meningkatkan hasil penjualan industri mebel Bukir. Buyer nasional dan internasional semakin yakin bahwa kualitas mebel Bukir tidak kalah bagus dan menarik dibanding dengan produksi mebel dari daerah lain," jelasnya.  (hib/aad/jpnn/kim)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anas Awalnya Disiapkan Jadi Capres Demokrat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler