SBY: Pemimpin Indonesia Tidak Boleh Gila Perang

Senin, 11 Agustus 2014 – 16:58 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan agar pemimpin negara mendatang menjaga kedaulatan NKRI tanpa harus menyatakan perang pada pihak lain.

Menurutnya, jika suatu nanti saat para pemimpin harus mengambil keputusan untuk menyatakan perang, maka keputusan tersebut harus diambil secara cermat, berhati-hati, dan tidak boleh salah.

BACA JUGA: BKN Bantah Terbitkan Buku Panduan Simulasi CAT

"Pemimpin Indonesia tidak boleh gila perang. Tidak boleh pula mudah sekali mengambil keputusan untuk menyatakan perang," tutur Presiden dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Hari Veteran Nasional 2014 di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (11/8).

Kepala Negara juga menganjurkan para pemimpin politik untuk sering datang ke taman makam pahlawan, sesekali ke Cilangkap (Markas Besar TNI). Dengan datang ke tempat itu, ujar Presiden, mereka akan sadar keputusan politik dapat dipikirkan, bahwa ada 35 ribu prajurit TNI yang gugur dan ada monumennya.

BACA JUGA: Akbar Hanya Menduga Agung Dipecat karena Membangkang

"Keputusan politik untuk perang akan berisiko kehilangan putra putri bangsa. Perang adalah cara terakhir, kalau jalur diplomasi dan politik tidak bisa dilakukan. Perang tidak masalah demi kedaulatan NKRI," tegas Presiden. (flo/jpnn)

BACA JUGA: DKPP Bakal Putuskan Perkara Bareng MK

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Instansi-instansi yang Terbanyak Dapat Formasi CPNS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler