Sedih Banget, Cucu Tenggelam saat Liburan Lebaran

Rabu, 22 Juli 2015 – 09:17 WIB

jpnn.com - TANJUNGBALAI - Suasana duka menyelimuti keluarga besar Udin Harahap (50). Cucunya, Ridho Tarigan (6), meninggal dunia saat menikmati libur Lebaran bersama keluarganya di Boting Pulau Lebos kawasan Sungai Kuala Teluk Nibung.

Ibu korban Hubairoh Harahap (33) menangis histeris. Tarigan, ayah korban, berusaha menenangkan istrinya agar mengikhlaskan kepergian buah hati mereka menghadap Sang Pencipta.

BACA JUGA: Bikin Heboh Polisi, Dikira Mayat Orang, Setelah Dibuka...

Udin Harahap, warga Sei Nangka, Sei Kepayang Barat, Asahan, kepada METRO ASAHAN (grup JPNN), Selasa (21/7), menuturkan, kejadian naas itu terjadi Senin (20/7). Saat itu, mereka bertamasya ke Boting Pulau Lebos, masih di kawasan Sungai Kuala Teluk Nibung.

Ikut dalam rombongan anak, menantunya bermarga Tarigan (34) dan ketiga cucunya termasuk  Ridho Tarigan. “Kami pergi naik sampan,” ujar Udin, saat ditemui di IGD RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai, Selasa (21/7).

BACA JUGA: Alhamdulillah, Yuni Melahirkan, Tunggu Giliran Olive dan Agustin

Begitu sampai di pulau tersebut, semua penumpang turun dari sampan. Saat itu, Udin mengaku masih sempat mengingatkan kepada anak dan menantu agar memerhatikan ketiga cucunya karena air mulai naik pasang.

“Tapi baru saja saya ngomong begitu, tiba-tiba diantara rombongan keluarga bertanya, mana si Ridho?” kata Udin.

BACA JUGA: Mas Bro...Cobalah, Sebelum Tegal Belok Kiri

Seluruh keluarga pun heboh. Mereka mencari menelusuri pinggiran sungai di sekitar lokasi. Sambil mencari, Udin sibuk bertanya. “Ado kamu jumpo si Ridho. Tapi dijawab keluarga bolum,” ujar Udin, Atok (kakek) korban.

Kemudian Udin melanjutkan pencarian. Dia melihat ke kanan dan kiri hingga akhirnya melihat Ridho tenggelam di sungai. Seketika Udin berlari dan berusaha mengangkat tubuh cucunya dari dalam air. “Saat itu, saya rasakan denyut jantungnya masih berdetak tetapi sudah melemah,” kata Udin.

Kemudian mereka berusaha mencari pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan sampan. Tapi naas, nyawa korban tak terselamatkan. Saat tiba di IGD RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai, korban sudah tak bernyawa.

“Petugas medis sudah berusaha, namun nyawanya tidak dapat tertolong,” kenang Udin, berlinang air mata.

Salahseorang petugas medis di IGD RSUD dr Tengku Mansyur Tanjungbalai mengungkapkan, pihaknya sudah berusaha tapi nyawa korban tak tertolong. “Kami sudah berusaha, tapi nyawa korban tidak bisa tertolong,” katanya. (ck5/dro)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tegal-Brebes Macetnya Ngeri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler