Sedih, Guru Honorer K2 Meninggal Sebelum Menikmati Gaji PPPK Perdana

Selasa, 22 Desember 2020 – 13:09 WIB
Ilustrasi jenazah. Foto: JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Honorer K2 khususnya yang lulus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) berdukacita.

Satu lagi rekan mereka yang meninggal Selasa, 22 Desember 2020. Padahal, almarhumah Yeti Sumiati tengah bersemangat mengurus pemberkasan nomor induk (NI) PPPK.

BACA JUGA: Sindikat Pembuat Surat Rapid Test Palsu Terbongkar, Honorer pun Terlibat

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Hari ini telah meninggal dunia rekan kami seperjuangan Ibu Yeti Sumiati. Beliau adalah guru honorer K2 yang lulus PPPK pada 2019. Semoga amal ibadahnya diterima Allah," kata Ketum Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN.com, Selasa (22/12).

Dia mengaku sangat terpukul mendapatkan informasi tersebut. Apalagi almarhumah sementara menjalani proses pemberkasan yang ditenggat sampai 30 Desember 2020.

BACA JUGA: Elly Sugigi Menikah Lagi, Pernyataan Putrinya Bikin Heboh

"Informasi dari pengurus honorer K2 di Kabupaten Bogor, almarhumah tadi sempat mengurus tes kejiwaan di RSUD Cibinong. Pulang mengurus tes napza di Rumah Sakit Cibinong, beliau meninggal. Ya Allah, betapa sedih hati kami," tuturnya.

Dari kesaksian rekan-rekan almarhumah, lanjut Titi, sejak proses pemberkasan dimulai, Guru Yeti sibuk mengurus berkas administrasi yang harus dipenuhi.

BACA JUGA: PPPK Bisa Buka Toko Mikro dengan Biaya Murah dari BKN

"Subhanallah luar biasa pontang-panting sana-sini agenda pemberkasan. Perjuangan yang melelahkan, semoga lelahnya berganti pahala di alam barzah. Aamiin," tuturnya.

Titi mengakui, manusia hanya bisa berencana, tetapi Allah SWT yang mengatur. Namun, yang disesalkan Titi, almarhumah belum sempat menikmati gaji PPPK perdana pada Januari 2021. 

Kalau saja sejak lulus PPPK pada Maret 2019, aturan sudah ada, semua honorer K2 yang lulus PPPK bisa menikmati hasil perjuangan selama ini.

"Ibu Yeti belum menikmati jerih payahnya yang tinggal menghitung hari diterimanya, tetapi sudah meninggal lebih dulu. Umur memang hanya milik Allah," tandasnya. (esy/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler