Sehari-hari Jual Mainan, Sempat Lolos dari Densus 88

Rabu, 13 Juli 2016 – 08:25 WIB
KTP Nur Rohman. Foto: dok jpnn

jpnn.com - BANTARGEBANG – Pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Nur Rohman pernah tinggal di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Pria yang disebut-sebut bagian dari jaringan Arif Hidayatulloh (AH) alias Abu Mush`ab itu meninggalkan jejak di Kelurahan Cikiwul dan Kelurahan Harapan Indah.

SR, warga Cikiwul mengaku kenal dengan Rohman saat masih tinggal di wilayah tersebut. Di kelurahan yang jadi bagian Kecamatan Bantargebang itu Rohman dikenal sebagai pedagang. "Dulu mah ngontrak di sini (Cikuwul) sendiri. Dia dagang mainan. Biasa aja orangnya gak seperti orang yang beraliran keras," kata SR kepada Radar Bekasi, Senin (11/7).

BACA JUGA: Pencurian Listrik Marak di Bogor

SR melanjutkan, Rohman pernah pamit hendak merantau ke daerah lain. Tapi, ternyata belakangan SR melihat wajah bekas tetangganya itu di media massa yang menyebut Rohman sebagai pelaku bom Mapolsek Surakarta. 

"Kalau saya lihat di media mirip banget sama Nur Rohman yang saya kenal dulu. Tapi pas dia pergi saya sudah tidak tahu lagi kabarnya seperti apa," tutur dia.

BACA JUGA: Duh, Susahnya Mengurus SIM di Samsat DKI

Rohman juga disebut-sebut ada di rumah kontrakan kelompok AH di Kompleks Taman Harapan Baru saat Densus 88 melakukan penggerebekan akhir 2015 lalu. Namun ketika itu dia berhasil lolos dari aparat yang sudah berhasil menangkap AH. 

Di rumah kontrakan tersebut Nur Rohman bersama dua rekannya Andika, dan Alli sempat merakit bom. Bom tersebut berhasil dibawanya ketika anggota Densus 88 melakukan penggerbekan. (dat/dil/jpnn)

BACA JUGA: Dekati KA Yang Melintas, Wanita Ini Innalillahi...

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dukungan buat Buwas Nyalon di Pilkada Makin Kuat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler