Sejak Awal Menlu Retno Sudah Tolak Tawaran Australia Barterkan Bali Nine

Jumat, 06 Maret 2015 – 19:41 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengakui bahwa ia memang dihubungi Menlu Australia, Julie Bishop pada Selasa lalu (3/3). Dalam pembicaraan per telepon itu pula dibahas mengenai tawaran Australia tentang pertukaran narapidana demi menyelamatkan dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari eksekusi mati.

Namun, Retno menegaskan bahwa saat itu pula dirinya langsung menyampaikan ke Bishop bahwa Indonesia menolak tawaran tentang pertukaran napi.  "Pada kesempatan itu langsung saya sampaikan bahwa. kita tidak memiliki dasar hukum yang memungkinkan Indonesia melakukan permintaan pertukaran tahanan," tegas Retno dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat, (6/3).

BACA JUGA: Bareskrim Beri Denny Waktu Sepekan Lagi

Mantan Duta Besar RI di Belanda itu juga mengaku sempat diminta Bishop agar membawa tawaran Australia itu Presiden Joko Widodo. Retno pun mengabulkan permintaan itu meski sudah tegas menolak pertukaran.

"Tentu sebagai teman, saya katakan bahwa saya akan sampaikan permintaan itu kepada Presiden Indonesia," sambungnya.

BACA JUGA: Tolak Eksekusi Mati Rodrigo, Ini yang Dilakukan Para Aktivis

Namun, kata Retno, presiden juga sependapat bahwa Indonesia tak mau meladeni tawaran Australia itu. Karenanya, proses hukum terhadap dua WN Australia yang dikenal dengan sebutan duo Bali Nine itu tetap berlanjut.(flo/jpnn)

 

BACA JUGA: Denny Mau Beber Kasus Payment Gateway, Asalkan...

BACA ARTIKEL LAINNYA... Merasa Dikriminalisasi Polri, Denny dan BW Ngadu ke Presiden


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler