Sejumlah Pertemuan Senior Officials Awali KTT ASEAN

Bertepatan Pemilu, PM Singapura Tak akan Hadir

Rabu, 04 Mei 2011 – 14:17 WIB
BERSIAP - Jubir Kemlu Michael Tene berbicara di hadapan wartawan di Ruang Palapa, Kemlu. Foto: Arsito/JPNN.
JAKARTA - Agenda KTT ASEAN (ASEAN Summit) 2011 yang bakal berlangsung hingga 8 Mei mendatang, sudah dimulai hari ini, Rabu (4/5), yang dipusatkan di Jakarta Convention Center (JCC)Meski pembukaan secara resmi sendiri baru bakal berlangsung pada Sabtu (7/5), seiring dengan jadwal pertemuan tingkat kepala negara se-ASEAN, namun sejumlah agenda pertemuan lainnya sudah dijalankan lebih dulu.

Sebagaimana dipaparkan juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Michael Tene, di Ruang Palapa, Kemlu, Rabu (4/5) siang, sejumlah agenda yang tercatat antara lain adalah pertemuan tingkat senior officials untuk bidang-bidang ekonomi, hingga politik dan keamanan, begitu juga dengan tingkat menteri

BACA JUGA: Harta Khadafi Rp 3,5 T Terlacak di Swiss

Sementara di luar itu, ditambahkan Michael, juga ada beberapa agenda pertemuan antara pemerintah negara-negara ASEAN dengan perwakilan kalangan parlemen di kawasan, sampai dengan berjumpa perwakilan civil society.

Dalam kesempatan itu, Michael sekaligus memastikan bahwa para kepala negara/pemerintahan dari (10) anggota ASEAN dipastikan hadir di KTT ini, kecuali PM Singapura
"Perdana Menteri Singapura berhalangan, sehubungan dengan momentum agenda Pemilu yang diselenggarakan di negaranya yang waktunya kebetulan bertepatan

BACA JUGA: Osama Tewas, Jenggot Dipangkas

Beliau akan diwakili oleh perwakilan khusus Singapura," tuturnya.

Sementara terkait dengan agenda atau topik pembahasan dalam pertemuan-pertemuan itu sendiri, Michael tidak merinci lebih jauh
Termasuk ketika ditanyakan soal kemungkinan dibahasnya isu-isu besar semacam paska (kabar) tewasnya Osama bin Laden, maupun tentang perompak Somalia

BACA JUGA: Intelijen AS Duga Pakistan Bantu Osama Sembunyi

"Saya kira, apa-apa yang sama-sama menjadi ketertarikan (concern) negara-negara ASEAN, itu bisa saja ikut dibicarakanItu sifatnya indicative topics, yang bisa saja muncul dalam pertemuan tingkat kepala negara," jelasnya.

Demikian juga soal konflik perbatasan Thailand-Kamboja, yang menurut Michael juga diperkirakan akan turut dibicarakanKendati sejauh ini menurutnya, tidak ada disiapkan agenda (sesi) khusus untuk masalah itu"Dan pembicaraan atau pertemuan-pertemuan ke arah penyelesaian konflik ini sendiri, kan juga masih terus berjalan, yang dipastikan tidak akan selesai dalam 1-2 pertemuan saja," ungkapnya.

Platform komunitas ASEAN, berikut usulan visi "ASEAN community in the global community of nations" seperti yang digagas Indonesia di periode keketuaannya ini, menurut Michael, juga bisa jadi akan turut dibicarakan dan dimatangkan lagiMeskipun menurutnya pula, pematangan platform itu masih akan terus bergulir dalam beberapa tahun ke depan, termasuk ketika ASEAN diketuai oleh negara-negara anggotanya yang lain secara bergantian(ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cara AS Kuburkan Osama Picu Reaksi Keras


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler