Sekolah Keluarkan Siswi Pelaku Video Mesum

Rabu, 04 Agustus 2010 – 05:30 WIB
SIDAREJA - Sekolah tempat P (16) - sebut saja demikian - yang diduga keras ada dalam video porno yang beredar baru-baru ini, sudah mengeluarkan siswi tersebutSurat keputusan tersebut dibuat setelah pelaku dianggap melanggar peraturan sekolah

BACA JUGA: Tiga Tahun Tilep Dana BOS, Mantan Kepsek Dibui

Pelaku per 13 Juli kemarin pun sudah tidak lagi tercatat sebagai siswa sekolah tersebut.

Demikian dipastikan oleh kepala sekolah tempat pelaku video mesum di Sidareja
"Dia sudah tidak lagi tercatat di sini sejak awal tahun ajaran baru

BACA JUGA: Kades Ajak Anak PNS Isap Ganja

Pihak sekolah sudah mengembalikan dia ke orang tua, karena pelanggarannya tergolong berat dan masuk poin 100," ujar Saefudin, kepala sekolah salah satu SMA di Sidareja, Selasa (3/8) kemarin.

Saefudin menjelaskan, pihaknya sudah mengendus peredaran tersebut sejak dua bulan silam
Informasi ini pertama kali datang dari salah satu siswa yang melapor kepada guru wali kelas

BACA JUGA: Jelang Ramadhan, Medan Operasi Tuak

Laporan ini ditindaklanjuti dengan memanggil yang bersangkutan, untuk dimintai keterangan oleh guru BP.

Saat klarifikasi, pihak sekolah sudah berbekal video yang didapatkan oleh salah satu guru yang menyimpannya sebagai barang bukti"Kita minta dia untuk tidak menyebarkan ini (video)Hanya sebagai bukti kami saja, kalau-kalau anak ini mengelak," tambahnya lagi.

Dikatakan, pada saat klarifikasi tersebut, anak tersebut pada akhirnya mau mengakui bahwa yang ada dalam video tersebut tidak lain adalah dirinyaDengan pengakuan ini, pihak sekolah pun memiliki cukup bukti dan keterangan untuk mengembalikan siswa tersebut kepada orang tuanya.

Saefudin menambahkan, tindakan P tersebut berada di luar kontrol sekolahIni mengingat waktu dan lokasi kejadian berada di luar jam sekolah"Ini di luar kontrol kami, karena tempat dan waktu di luar jam dan kegiatan sekolahKecuali kalau kejadian di sini dan jam sekolah, tentu masih menjadi tanggung jawab kami sepenuhnya," katanya.

Dari keterangan yang diberikannya, P kini sudah pindah dan belajar di salah satu SMA swasta di PurbalinggaHal ini sesuai dengan permintaan kedua orang tua P yang mengajukan surat pindah ke sekolah tersebut"Dia sudah pindah ke sekolah swasta di PurbalinggaTepatnya per 13 Juli kemarin, saat anak ini sudah naik kelas XII," katanya.

Sementara itu, peredaran video ini sendiri makin marak saja di tengah masyarkatMereka mengaku mendapatkan video dari teman masing-masing dan beredar melalui telepon genggam"Saya baru dapat video ini dua minggu yang lalu dari teman," ujar Bagus, salah satu warga Kecamatan Sidareja.

Kemarin, Kapolsek Sidareja AKP Gatot Sumbono belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait hal iniSaat wartawan grup JPNN menghubunginya di Mapolsek Sidareja, dia tengah berada di Polres Cilacap.

Main Seks sejak SMP
Yang menarik pula, berdasarkan pengakuan P kepada guru BP-nya saat klarifikasi, didapatkan keterangan bahwa dirinya sudah melakukan hubungan layaknya suami istri sejak lamaPertama kali P melakukan itu adalah saat dirinya masih duduk di kelas 2 SMP, tepatnya saat berumur 11 tahun.

"Dari pengakuannya, dia pertama kali melakukan hubungan intim saat kelas dua SMPSetelah itu dia melakukannya beberapa kali dengan orang berbedaTermasuk yang ada dalam video ini," ujar Maryati, guru BP sekolah tempat P belajar.

Saat itu, lanjut Maryati, P mengaku melakukan hubungan tersebut tanpa ada paksaan dari pihak laki-lakiBahkan secara detail Maryati mendapatkan penjelasan bahwa P melakukan itu dengan dasar suka sama suka"Kalau suka sama suka, tentu beda dengan perkosaanDia melakukan ini karena bujuk rayuan," katanya.

Maryati pun mengaku mendapatkan keterangan kalau P pernah melakukan hubungan seks dengan teman prianya, di salah satu tempat di Pangandaran dan juga MajenangNamun ia tidak tahu persis siapa saja laki-laki tersebut.

Ia memperkirakan, kebiasan P melakukan hubungan seks dengan banyak laki-laki itu, adalah karena lemahnya pengawasan orang tuaPasalnya, kedua orang tua P sibuk mengurusi toko yang buka selama 24 jam, yang pada akhirnya membuka peluang P untuk berbuat mesum"Dia pernah bilang pamitan ke orang tuanya mau ke musholaTapi justru malah bermain seks," katanya lagi(har/ito/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengerjaan dan Pemeliharaan Jalan Dikebut


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler