Sektor Pertanian Berkontribusi Besar bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jumat, 05 Agustus 2022 – 15:56 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan sektor pertanian selama tiga tahun terakhir merupakan bantalan ekonomi yang tumbuh positif. Foto: dok Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II pada 2022 tumbuh 5,44 persen. 

Ada tiga sektor yang berkontribusi tinggi, salah satunya, pertanian. Ini terlihat dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98 persen atau tumbuh 1,37 persen. 

BACA JUGA: Kementan Siapkan Strategi Jitu untuk Penuhi Kebutuhan Gula Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat faktor tumbuhnya nilai tukar petani (NTP) yang mencapai 3,20 persen berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengatakan sektor pertanian selama tiga tahun terakhir merupakan bantalan ekonomi yang tumbuh positif saat sektor lain melambat. 

BACA JUGA: Begini Strategi Kementan Untuk Meningkatkan Produksi Gula Konsumsi

Menurut dia, hal itu terjadi karena pertanian adalah pilihan pasti dalam memperkuat ekonomi.

"Kami ingat bahwa semua negara mengalami turbulensi. Pandemi merebak ke seluruh dunia. Belum lagi kami menghadapi geopolitik perang Rusia dan Ukraina. Namun, pertanian hadir dan menjadi bantalan ekonomi," kata Mentan pada Jumat (5/8).

BACA JUGA: Kementan-Forkopimda Sanggau Siap Jaga Pangan untuk Masa Depan

Mentan mengatakan Indonesia termasuk negara yang dinilai sangat kecil mengalami kemungkinan resesi karena angkanya hanya 3 persen. 

Sangat jauh jika dibandingkan dengan Sri Lanka yang berpeluang resesi 85 persen atau Selandia Baru 33 persen.

"Saya melihat inflasi di sejumlah negara terus mengalami kenaikan. Di Uni Eropa mencapai 9,6 persen, Amerika 9,1 persen, Inggris, 8,2 persen, Korea 6,1 persen. Indonesia alhamdulillah masih terjaga di angka 4,4 persen," katanya.

Mentan menyebut salah satu faktornya adalah konsistensi dalam menyediakan pangan yang cukup. Sebagai catatan, produksi beras nasional pada 2019 mencapai 31,31 juta ton, meningkat pada 2020 menjadi 31,36 juta ton dan pada 2021 sebesar 31,33 juta ton. 

Mentan mengatakan sektor pertanian merupakan aspek penting dalam menunjang kehidupan manusia karena di Indonesia 270 juta jiwa yang membutuhkan makanan setiap hari. Pertanian adalah penjaga dari semua pintunya ekonomi Indonesia.

"Kami terus dorong penguatan sektor pertanian karena pangan tidak boleh berhenti. Arahan Bapak Presiden meminta penguatan produksi pangan nasional. Itu kami lakukan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, di tengah inflasi global dan ancaman resesi, ekonomi Indonesia tumbuh impresif 5,44 persen pada kuartal II 2022.

"Kalau dibandingkan kuartal II pada 2022.Tren pertumbuhan ekonomi tahunan meningkat secara konsisten. Dari kuartal III 2021 hingga kuartal II 2022 terus tumbuh," ucapnya. (mrk/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler