Selain Hasto dan Tjahjo, Ada Satu Orang Lagi Ikut Temui Samad

Senin, 23 Februari 2015 – 17:04 WIB
Supriansyah. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Supriansyah, pria yang mengaku memfasilitasi pertemuan antara Abraham Samad dengan dua elite PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo dan Hasto Kristiyanto jelang pilpres 2014 , tiba-tiba nongol di Gedung KPK, Senin (23/2).

Kedatangannya untuk memberi keterangan ke Pengawas Internal KPK perihal pertemuan misterius itu.

BACA JUGA: BW Persoalkan Pasal Baru, Bareskrim: Terserah Penyidik

"KPK mengundang saya untuk klarifikasi dugaan pelanggaran kode etik salah satu unsur pimpinan KPK dan saya menghadiri dengan penuh keikhlasan," kata Supriyansah di Gedung KPK, Senin (23/2).

Meski hendak memberi klarifikasi, Supriansyah datang ke KPK tanpa membawa satu alat bukti pun. Dia juga mengaku tidak tahu apa yang dibicarakan oleh Abraham dan kedua elite PDIP itu.

BACA JUGA: Rekrutmen Tahun Ini, Kuota CPNS 60 Persen

Yang jelas, lanjut Supri, pertemuan di unit apartemen Capital Residence itu benar-benar terjadi, dan semuanya adalah atas inisiatif Abraham.

"Saya tidak memiliki foto-foto. Yang pasti kedatangan saya hari ini, saya akan memberikan keterangan yang sebenar-benarnya. Saya akan memberikan rangkaian cerita akan terjadinya pertemuan di rumah kaca yang dilakukan oleh Pak Hasto, Tjahjo Kumolo dengan Abraham Samad dan ada lagi satu yang saya tidak kenal namanya ada saat itu," jelasnya.

BACA JUGA: Giliran Kejagung Disambangi KPK

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Hasto Kristiyanto membeberkan sejumlah pertemuan antara dirinya dengan Abraham Samad jelang pilpres lalu.

Salah satu dari pertemuan itu bertempat di apartemen Capital Residence, Jakarta. Belakangan diketahui bahwa unit apartemen itu merupakan kediaman Supriansyah.

Menurut Hasto, pertemuan-pertemuan tersebut merupakan upaya ketua KPK yang kini sudah nonaktif itu untuk melobi elite PDIP. Tujuannya, agar partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu bersedia menyandingkan Abraham dengan calon presiden usungan PDIP, Joko Widodo.

Hasto juga menuding Abraham menawarkan bantuan terkait kasus salah seorang kader banteng yang tengah digarap KPK. (dil/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... FB LMP Ancam Sweeping dan Duduki Kedubes Australia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler