Selain Larang Puasa, Aliran Ini Ubah Syahadat dan Ganti Nabi Muhammad

Kamis, 09 Juni 2016 – 10:24 WIB
Ilustrasi. Metropolitan.id

jpnn.com - BOGOR - Bangkitnya aliran Pajajaran Panjalu Siliwangi di Desa Karyamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat membuat masyarakat di sekitarnya gempar. Ajarannya dinilai menyim­pang, salah satunya melarang jamaahnya melaksanakan ibadah puasa dan memperbolehkan jamaahnya melakukan seks bebas.

Warga yang geram pun langs­ung mendatangi kelompok yang dipimpin Agus Su­karna itu, Rabu (8/6). Warga menyeret sang pimpinan ke Kantor Keca­matan Cariu. 

BACA JUGA: Wajah Culun, Hati Perampok, Melawan Pula, Dor! Dor!

”Ratusan warga memenuhi kantor dan meminta Agus dan peng­ikutnya diusir dari Cariu,” kata Camat Cariu, Didin Wahidin, seperti dilansair metropolitan.id (JPNN Group). 

Selain melarang pengikutnya puasa, aliran ini disebut-sebut mengubah dua ka­limat syahadat dalam Alquran yang disebut sebagai syahadat Bogor.

BACA JUGA: HEBOH! Aliran Ini Larang Pengikutnya Puasa, Tapi Sahkan Seks Bebas

Nama Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul diganti dengan nama guru mereka yakni Pangeran Bagja Rosulullah.

”Ajaran ini melarang berpuasa karena ibadah puasa menurut mereka per­buatan yang menyiksa diri dengan tidak makan dan minum,” jelas Didin.

BACA JUGA: Bandel Amat nih! Ramadan Masih Juga Pesta

Yang lebih berbahaya, kata Didin, ajaran ini mensahkan berhubungan suami istri dengan pasangan lain sesama pengikut ajaran Pajajaran Panjalu Siliwangi. “Harus diwaspadai dan jadi penga­wasan kita agar ajaran-ajaran seperti ini tidak bermunculan lagi,” harapnya. (edi/ads/c/er/wan)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Cewek, Tiga Cowok Lagi Enak Indehoy, Eh Tepergok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler