Semoga Ini Bukan Pertanda Jakarta Bakal Mencekam Lagi, Amin

Senin, 12 Oktober 2020 – 08:25 WIB
Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Baharudin Djafar meleparkan dua SSK Personel Satuan Brimob Polda Maluku yang mendapatkan tugas BKO ke Polda Metro Jaya untuk ikut mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa dan buruh. (11/10). Foto: ANTARA/Daniel Leonard

jpnn.com, JAKARTA - Massa Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212, GNPF bersama Anak NKRI, akan menggelar Aksi 1310 menolak UU Cipta Kerja di depan Istana Merdeka, Selasa (13/10).

Sementara, Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Nasional (DEN KSBSI) akan menggelar aksi dengan aspirasi yang sama, di depan Istana Kepresidenan, hari ini (12/10) hingga Jumat mendatang.

BACA JUGA: Hari Ini Ada Demo Buruh Lagi, Besok Massa FPI, PA 212, GNPF Ulama

Agar serangkaian aksi berjalan damai dan aman, polisi mendatangkan Brimob dari daerah ke Jakarta.

Dari Polda Sumut mengirim 400 pasukan Brimob. Juga dari Maluku.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Giliran FPI dan PA 212 yang Demo, Ferdinand Tinggalkan Demokrat, Berani Paksa Jokowi?

Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar melepaskan dua Satuan Setingkat Kompi (SKK) Brimob yang mendapatkan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Polda Metro Jaya guna membantu pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa dan buruh.

Upacara pelepasan dua SSK Brimob Polda Maluku yang di-BKO ke Polda Metro Jaya ini dipimpin Kapolda Irjen Pol Baharudin Djafar di Lapangan Upacara Letkol Chr. Tahapary Tantui Ambon, Minggu (11/10).

BACA JUGA: Febri Diansyah Blak-blakan tentang Hal yang Membuatnya Mundur dari KPK

Pemberangkatan personil Satuan Brimob sebanyak 200 orang yang mendapatkan tugas BKO ke Polda Metro Jaya ini atas instruksi Kapolri untuk ikut mengamankan aksi unjuk rasa.

Kapolda Maluku mengingatkan kepada komandan batalyon tugas (Danyongas), para komandan kompi tugas (Dankigas) serta komandan peleton (Danton) sebagai komandan pasukan agar senantiasa memperhatikan para anggotanya saat melakukan tugas dan selalu mengawasi setiap pergerakan para anggota.

"Bagi para anggota agar mengikuti perintah komandan yang telah memberikan arahan dalam melaksanakan tugas pengamanan aksi unjuk rasa dan tetap selalu beribadah kepada Allah SWT Tuhan YME," ujarnya.

Jalankan tugas dengan baik dan ikhlas saat mengamankan unjuk rasa secara persuasif dan humanis, karena masyarakat yang berunjuk rasa adalah saudara sendiri dan bukannya sebagai musuh.

"Keinginan saya selaku Kapolda Maluku, personel yang di-BKO dari Ambon ke Jakarta berjumlah 200 orang dan harus kembali dalam kondisi sehat ke Polda Maluku dengan jumlah yang sama," ucapnya.

Kapolda Maluku juga meminta para anggota menjalin komunikasi yang baik dengan sesama petugas baik dari internal Polri maupun personel TNI ketika bertugas di Ibu Kota Jakarta.

"Tetap semangat dalam bertugas dan tanamkan pada jiwa pada diri masing-masing, bahwa jiwa ragaku untuk kemanusiaan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kesehatan dan keselamatan bagi kita semua," pesan Kapolda. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler