Semoga Paling Lambat 10 Tahun Lagi TBC Lenyap dari Indonesia

Rabu, 22 Juli 2020 – 00:00 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia bebas dari tuberkolosis (TBC) pada 2030. Sebab, pertumbuhan TBC di Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata dan mayoritas penderitanya berusia produktif.

Presiden Ketujuh RI itu menyatakan hal tersebut saat membuka rapat terbatas Percepatan Elisiminasi TBC di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (21/7).

BACA JUGA: Jangan Lupakan Pasien TBC di Tengah Pandemi Covid-19

"Perlu kembali saya ingatkan bahwa Indonesia masuk ke ranking yang ketiga kasus penderita TBC tertinggi di dunia setelah India dan China," kata Jokowi.

Mantan gubernur DKI itu menjelaskan, TBC termasuk dalam sepuluh penyakit menular yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Setiap tahun angka kematian karena TBC bahkan lebih besar dibandingkan akibat HIV/AIDS.

BACA JUGA: Setnov Penghuni Blok Khusus Napi Penyakit Menular seperti TBC

Presiden Jokowi pun membeber data. Pada 2017, TBC di Indonesia mengakibatkan 116 ribu orang meninggal.

Adapun pada 2018, TBC merenggut sekitar 98 ribu jiwa. Dari angka tersebut, 75 persen pasien merupakan kelompok produktif berusia 15-55 tahun.

BACA JUGA: Cara Murah Deteksi Penyakit Tuberkulosis dengan Tikus

"Ini yang juga harus kita waspadai," kata Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi menargetkan TBC sudah hilang dari Indonesia pada 2030. "Ini menuju ke bebas tuberkolosis," tandas Jokowi. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler