Semoga Sultan HB IX Jadi Nama Bandara Baru Yogyakarta

Senin, 08 Mei 2017 – 16:41 WIB
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan sambutan pada groundbreaking Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo, Yogyakarta, Jumat (27/1). Foto: Radar Jogja

jpnn.com, JOGJA - Pembangunan bandara baru Yogyakarta di Kulonprogo mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Salah satunya dari tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Doddy Yudhista Adam. 

Mantan Ketua Gerakan Wakaf Buku dan Pengembangan Masyarakat ICMI itu mengusulkan pengunaan nama Hamengku Buwono IX untuk bandara baru Yogyakarta. Usulnya adalah Yogyakarta International Airport Hamengku Buwono IX.

BACA JUGA: Digarap Serius, Wisata Mandeh Bakal Mendunia

Doddy bahkan sudah mengirim surat ke Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan masukan tentang nama bagi bandara baru Yogyakarta. Surat untuk Presiden Jokowi dilayangkan pada Jumat lalu (5/5).

"Bersama surat ini, saya pribadi dan atas nama warga Yogyakarta mengusulkan nama bandara baru di Wates, Kulon Progo, Yogyakarta nanti bernama "Yogyakarta International Airport Hamengku Buwono IX,” tulis Doddy melalui suratnya.

BACA JUGA: Wayang Ajen Jadi Pamungkas Puncak HUT Pandeglang ke 143

Doddy dalam suratnya memang tak menyampaikan alasannya mengusulkan nama Hamengku Buwono IX untuk bandara baru DIY. Namun dalam wawancara Doddy menyampaikan sejumlah alasan.

"Secara historis, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sangat layak mendapat penghormatan ini," tegas Doddy yang kini tinggal di Yogyakarta.

BACA JUGA: Dongkrak Penerbangan ke Indonesia, Roadshow ke Vietnam

Dari sisi background historis, lanjut Doddy, mendiang HB IX merupakan pendukung kemerdekaan RI. Bahkan Jogja pernah menjadi ibu kota RI. "Perjuangannya membela RI sangat jelas," tandas pria yang akrab dengan inisial DY ini.

Salah satu sumbangan yang bermakna dari HB IX adalah pembelian Gedung Kedutaan Republik Indonesia di Amerika Serikat. Doddy menyampaikan, dia baru mendapat informasi soal itu dari cucu HB IX.

"Baru tahu, ternyata HB IX pepundenku yang membeli Gedung Kedutaan Republik Indonesia di Amerika. Agar RI tidak dipandang rendah dan tidak kehilangan muka di dunia."

"Saya benar-benar baru tahu hari ini dari Cucu Beliau RM Harcanie Prabunegoro," tulis Doddy dalam WhatsApp Group ICMI DIY. 

Selain nama bandara, pria yang pernah menjadi Direktur Penerbitan CIDES ini juga mengusulkan pembangunan gapura gerbang bandara dengan patung Sultan HB IX.  Surat yang dikirimkan ke Presiden Jokowi ini juga ditembuskan ke Mensesneg Pratikno dan Presiden RI Ketiga BJ Habibie. "Tembusan copy WA saja," jelas Doddy. 

Selanjutnya, Doddy pada bagian akhir suratnya sangat berharap usulannya dipertimbangkan pemerintah. "Semoga saudara Presiden Jokowi berkenan dan menjadi pertimbangan."

Seperti diketahui, Presiden Jokowi telah melakukan groundbreaking pembangunan bandara yang akan menjadi pintu gerbang bagi wisatawan untuk masuk wilayah Jogja, Solo dan Semarang atau yang kini dikenal dengan sebutan Greater Joglosemar itu. Bandara baru itu diharapkan ikut mendongkrak kunjungan wisatawan asing ke Joglosemar dengan ikon Borobudur yang ditargetkan sebanyak 2 juta pada tahun 2019.

Ketika surat in di-share ke Grup ICMI DIY, tanggapan dan dukungan pun bermunculan. "Surat Pak DY ini sangat berargumentasi kuat dan simpatik. Hendaknya menamakan bandara baru di Temon (Kulonprogo, red) dengan nama Bandara Internasional HB IX ini bukan hanya usulan personal Pak DY. Mari kita jadikan juga sebagai usulan ICMI DIY. Sayang kalau jasa besar HB IX buat NKRI terabaikan begitu saja oleh sejarah!" respons Guru Besar Ekonomi UGM Prof Dumairy.

Dukungan juga datang dari mantan Ketua Forum Rektor Prof Dr Edy Suandi Hamid. "Wah bagusss... monggo, biar ICMI mulai, nanti akan didukung elemen masyarakat lainnya," tegas Edy Suandi Hamid. 

Edy lantas mengusulkan agar dilakukan audiensi dan berkirim surat ke Hamengku Buwono X. Dengan begitu, isu ini bisa didorong menjadi isu nasional.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan DIY Prof Dr Suwarsih Madya juga mendukung 100 persen usulan DY. "Bandara Internasional Sri Sultan HB IX lebih elegan karena tidak terlalu panjang," katanya. 

Seperti diketahui, sejak Presiden Jokowi menetapkan Joglosemar sebagai satu dari 10 top destinasi, lalu Menpar Arief Yahya bergerak teknis, maka satu critical succes factor yang disebut adalah bandara. Sebab, Adi Sucipto Airport sudah tidak cukup untuk menembus target dua juta wisman di 2019. Karena itu, usulan pertama yang disampaikan adalah akses bandara.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lagi, Wonderful Indonesia Tebar Pesona di Time Square AS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler