Sempat Turun Peringkat, Akreditasi UNJ Memelesat dalam 5 Tahun

Jumat, 14 April 2023 – 19:01 WIB
Rektor UNJ Prof. Komarudin bersama para warek dalam media gathering di kampus UNJ. Foto Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) akan memasuki usianya yang ke- 59 tahun pada 16 Mei 2023 mendatang telah meraih banyak prestasi serta reputasi.

Salah satu pengalaman berharga, yaitu pada 2017 UNJ turun peringkat dari akreditasi A menjadi B. Atas turunnya peringkat akreditasi UNJ ini, semua civitas academica bergerak bangkit dan maju untuk mengembalikan ke peringkat tertinggi.

BACA JUGA: 7 Strategi UNJ Menuju World Class University

Saat UNJ memiliki rektor definitif yang terpilih secara demokratis pada 2019 lalu, perlahan UNJ mulai berbenah diri.

Prof Komarudin selaku rektor UNJ terpilih pada 2019 lalu bersama pimpinan di lingkungan UNJ bergerak cepat membenahi permasalahan yang ada di UNJ melalui program kerja E-Fine-nya yang fokus pada lima program, yaitu: (1) Aset dan Infrastruktur; (2) Tata Kelola dan Kepemimpinan; (3) Reputasi Akademik; (4) Sumber Daya Manusia Unggul; dan (5) Kewirausahaan.

BACA JUGA: Heboh Chat Pimpinan KPK Johanis Tanak dengan Pejabat ESDM, Sahroni: Selesaikan di DPR

"Atas kerja keras, kolaborasi, dan semangat untuk kembali meningkatkan marwah UNJ, akhirnya pada 2 Februari 2021, UNJ berhasil memperoleh akreditasi Unggul (setara dengan akreditasi A) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku dari 2 Februari 2023 sampai 2 Februari  2026," tutur Komarudin dalam media gathering di kampus UNJ, Jumat (14/4).

Akreditasi unggul yang diraih UNJ, lanjutnya, kemudian terus disusul dengan prestasi-prestasi lainnya. UNJ dari hari ke hari makin memantapkan diri dengan berbagai raihan prestasi yang mendongkrat posisi pemeringkatannya di level nasional maupun internasional dalam kurun empat hingga tujuh tahun terakhir.

BACA JUGA: Lulus Pasca-Sanggah PPPK Guru 2022 tetapi Beberapa Bulan Lagi Pensiun, Bagaimana Kontraknya?

Dia menyebutkan pada peringkat versi Webometrics, tahun 2018 posisi UNJ di peringkat 99. Peringkat ini terus naik hingga tahun 2023 naik menjadi peringkat ke-39 dari 3.381 perguruan tinggi di Indonesia. Begitu juga dengan peringkat versi Scimago Ranking University, pada 2020 posisi UNJ berada diperingkat 49, dan saat ini tahun 2023 naik menjadi peringkat ke-32.

Lalu, pada kategori pemeringkatan subjek pendidikan, UNJ berada pada peringkat ke-6 perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik di Indonesia berdasarkan versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2022.

Pada 2020, berdasarkan peringkat Intelectual Property Rights (IPR) atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI), UNJ meraih peringkat ke-3 secara nasional. Lalu, tahun yang sama juga, berdasarkan pemeringkatan klasterisasi perguruan tinggi, UNJ masuk 20 besar perguruan tinggi terbaik dari 2.136 perguruan tinggi di Indonesia.

Kemudian, Pejabat Pengelola Informasi Publik atau PPID UNJ yang baru 1 tahun dibentuk dan dijalankan pada 2020 lalu, pada November 2021 mendapatkan penghargaan predikat “Menuju Informatif” atau meraih skor rentang 80-89 dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi Pusat.

Selain itu, dari tahun 2020 hingga 2023, beberapa program studi di UNJ selalu masuk 10 daftar program studi dengan keketatan tertinggi dalam SNMPTN maupun SNBP. Contohnya, program studi Ilmu Komunikasi, Manajemen, Ilmu Komputer, Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Teknik Mesin, Sastra Inggris, Sistem dan teknologi Informasi, Bisnis Digital, Akuntansi, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran.

Tidak hanya itu, beberapa prodi di UNJ juga sudah meraih akreditasi internasional, baik dari Agency for Quality Assurance through Accreditation of Study Programmes (AQAS) maupun Accreditation in Engineering Computer Sciencies Natural Sciences Mathematics (ASIIN). Lalu, dalam mengelola keuangan Badan Layanan Umum (BLU), UNJ dari tahun 2019 sampai 2022 meraih prestasi penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik.

Sementara, dari sisi kemahasiswaan, data pencapaian prestasi mahasiswa UNJ pada Desember 2022 sebanyak 1.593 prestasi, terdiri dari 62 prestasi tingkat internasional, 1.220 prestasi tingkat nasional. Sebanyak 89 prestasi tingkat provinsi/wilayah, dan 222 prestasi tingkat UNJ.

Pada 2020, beber Komarudin, UNJ yang tahun sebelumnya berada di peringkat ke-16 naik menjadi peringkat ke-8 pada pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA) dari Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, untuk keberpihakan UNJ terhadap education for all, selain beasiswa bidikmisi, UNJ juga memberikan program beasisiswa bagi santri melalui program beasiswa afirmasi santri yang dimulai sejak 2022. Program ini kata Komarudin, diberikan kepada para santri dari pesantren Salafiyah, direkomendasikan oleh pimpinan pesantren, dan berasal dari keluarga tidak mampu.

Tercatat 22 santri yang mendapatkan Beasiswa Afirmasi Santri berupa SPP dan asrama selama santri tersebut menyelesaikan studinya yang tersebar di FIS, FBS, FE, MIPA, FIP, dan FT. Lalu UNJ juga bekerja sama dengan Kemenag memberikan beasiswa kepada 10 mahasiswa yang saat ini sedang studi di FE UNJ dari tahun 2021 hingga 2022.

"Melalui berbagai capaian prestasi UNJ selama 5 tahun ini, kita semua patut bersyukur namun tetap tidak boleh larut dalam capaian ini," tutup Prof. Komarudin. (esy/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler