Sentilan Bu Mega buat Airlangga Golkar di Pembukaan Kongres PDIP

Kamis, 08 Agustus 2019 – 20:15 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpidato para perayaan ultah ke-46 partainya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, DENPASAR - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sempat menyentil Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto agar konsisten soal jabatan ketua DPR bagi partai pemilik kursi terbesar di parlemen. Presiden Kelima RI itu melontarkan sentilannya saat membuka Kongres V PDIP di Grand Inna Hotel, Sanur, Bali, Kamis (8/8).

Merujuk Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) maka jabatan kursi ketua DPR menjadi hak partai pemilik kursi terbanyak di parlemen. Megawati mengingatkan Airlangga agar konsisten dengan ketentuan di UU MD3.

BACA JUGA: Dengan Hormat, Megawati Minta yang Paling Banyak

"Pak Airlangga, jangan mblenjani (mengingkari, red) loh. MD3 loh," kata Megawati ditimpali riuh peserta Kongres V PDIP dan para tamu undangan. Airlangga dan sejumlah ketua umum parpol lainnya juga hadir pada forum itu.

BACA JUGA: Jokowi Pastikan PDIP akan Mendapat Kursi Paling Banyak di Kabinet

BACA JUGA: Jokowi Pastikan PDIP akan Mendapat Kursi Paling Banyak di Kabinet

Pada Pemilu 2009, Partai Demokrat sebagai pemenang pemilu langsung memperoleh jabatan kurdi ketua DPR 2009-2014. Namun, hal itu tak berlaku pada PDIP yang menjadi pemenang Pemilu 2014.

Jelang berakhirnya masa jabatan DPR 2009-2014, UU MD3 direvisi. Pemenang pemilu pun tak otomatis berhak atas jabatan ketua DPR.

BACA JUGA: Sambangi Mahathir, Jokowi Pengin Bahas Diskriminasi Minyak Sawit

"Dilihat ini sama anak-anakku. Zaman dulu kita dikibuli terus loh. Untung Bu Mega lapang dada," kata putri Proklamator RI Bung Karno itu.

"Katanya partai pemenang jadi Presiden RI, eh, kue dipotong. Gile. Ini republik Indonesia yang kita cintai, gile deh," kata Megawati dalam acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla itu.

Lebih lanjut Megawati menceritakan dialognya dengan arwah Bung Karno. Megawati meminta Bung Karno menguatkan putrinya itu agar terus bersabar.

"Kesabaran revolusioner. Hadiahnya sekarang dua kali menang pemilu. Mau tidak menang tiga kali?" kata Megawati. Ribuan kader PDIP pun langsung menjawab ‘mau’ dengan suara kor.

Ke depan, kata Megawati, PDIP tidak ingin ditipu lagi. Dia mengharapkan politik Indonesia benar-benar dewasa tanpa adanya intrik dan tipu muslihat. 

"Inilah politik Indonesia, Pak Jokowi. Mentang-mentang aku perempuan, katanya tak bisa presiden perempuan. Tapi saya ini presiden kelima," kata Megawati.

BACA JUGA: Otomatis Berhak atas Kursi Ketua DPR, PDIP Juga Incar Pucuk Pimpinan MPR?

"Silakan tipu saya, bohongi saya, tak apa saya diam. Suatu saat kemenangan kita raih," tegasnya.(tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Hadir di Pembukaan Kongres V PDIP, Fadli Zon: Biasa Saja


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler