Sentimen Penguatan USD Berlanjut, Kurs Rupiah Terimbas, Anjlok 35 Poin

Senin, 28 Juni 2021 – 13:39 WIB
Penguatan USD pada awal pekan perdagangan mempengaruhi nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Penguatan USD pada awal pekan perdagangan mempengaruhi nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta.

Pada awal pekan, Senin pagi (28/6) mata uang garuda melemah 35 poin atau 0,24 persen.

BACA JUGA: Alhamdulillah, Setelah Terseok-seok Hari Ini Kurs Rupiah Mampu Menanjak

Pada pukul 10.16 WIB, rupiah menguat ke posisi Rp 14.460 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.425 per USD.

"Sentimen penguatan USD nampak bertahan di awal sesi Senin, didukung optimisme kembali membaiknya perekonomian di AS, dengan pelaku pasar menantikan laporan tenaga kerja bulanan AS yang akan dirilis di akhir pekan nanti," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

BACA JUGA: Kurs Rupiah Rawan Terpeleset Seiring Konsolidasi Pasar Jelang Pertemuan The Fed

Tim Riset Monex Investindo Futures menyatakan sentimen dari dalam negeri pun ikut menyeret kurs rupiah pagi ini, hal itu diakibatkan kasus baru Covid-19 yang terus meningkat.

Bahkan, hal itu masih akan jadi salah satu sentimen pergerakan kurs rupiah pekan ini.

BACA JUGA: Kurs Dolar AS Terjun Bebas, Enam Mata Uang Naik Daun

Angka penularan harian Covid-19 kembali mencetak rekor baru pada Minggu (27/6) kemarin yaitu 21.342 kasus.

Sehingga total orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini mencapai 2.115.304 kasus.

Tim Riset Monex Investindo Futures menyebutkan indeks USD saat ini berada di level 91,867, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya yaitu di posisi 91,851.

Sedangkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,529 persen, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,536 persen.

Pada Jumat (25/6) lalu, rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp 14.425 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.440 per USD. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler