Serbuan Yachts Bikin Tanjungpinang Mirip Marina di Mancanegara

Sabtu, 29 Oktober 2016 – 14:14 WIB
Foto/ilustrasi: tripadvisor.com

jpnn.com - TANJUNGPINANG - Ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang kini semarak oleh puluhan yachts. Pemandangannya jadi mirip marina di Monaco, Barcelona, Cannes, San Fransisco, Perth, bahkan Sydney.

Kini, ada 58 yachts dari berbagai negara yang sedang singgah di Tanjungpinang. Mereka sedang mengikuti Wonderful Indonesia Sailling (WIS), bagian dari even Festival Bahari Kepri (FBK) yang sudah dimulai 27 Oktober 2016.

BACA JUGA: Kompak Selingkuh, Suami dan Istri Sama-Sama Kecantol Sales

Festival berbasis sea zone itu menjadi penanda bangkitnya bahari Indonesia dari Kepri. “Berbagai jenis kapal-kapal yacht sudah masuk ke Kepri, Tanjungpinang khususnya. Pemandangan seperti inilah yang kita mimpikan di Tanjungpinang sejak dulu," ujar Ketua Harian Festival Bahari Kepri Guntur Sakti.

Bagi Guntur, keberadaan puluhan  yachts di Tanjungpinang seolah masih mimpi. Sebab, hal itu pula  yang sebenarnya juga diinginkan Presiden Joko Widodo saat Sail Tomini 2015 lalu di Palu, Sulawesi Tengah.

BACA JUGA: 22 Ekor Lembu Mati Disambar Petir, Bagian Perutnya sampai Pecah, Ini Fotonya

Sailing untuk perahu dan kapal pesiar yang akan memberi dampak ekonomi yang signifikan. Semua bisnis berbasis pariwisata dan masyarakatnya memperoleh benefit.

Sedangkan puncak acara WIS adalah Sabtu (29/10). “Akan ada ratusan sailers yang datang. Kami bangga, karena wisata bahari kami benar-benar hidup," jelas Guntur yang juga kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri itu.

BACA JUGA: Edan, 4 Orang Garap Gadis 14 Tahun, Kepergok Warga

Dia menyebutkan, pada H-2, sebanyak 58 kapal yacht sudah masuk ke Kepri. Antara lain melalui Nongsa Poin Marina (NPM) Batam (20 yacht), Bandar Bentan Telani (BBT) Bintan (8 yacht), ada pula dari gateway nasional (12 yacht).

"Kapal-kapal yacht yang saat ini berlabuh di Tanjungpinang masuk dari gateway nasional dan Kepri. Di luar dugaan kita, pada H-2 para yachter dunia sudah berdatangan ke Kepri. Jika ini sukses, maka Kepri akan semakin dikenal di komunitas pencinta bahari," papar Guntur.

Dia menambahkan, yachter yang tiba di Tanjungpinang disuguhi event Sound From Motherland of Malay di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang. Menurut Guntur, pada puncak FBK nanti sekitar 100 kapal yacht yang akan menyerbu Kepri.

Guntur menambahkan, FBK secara tidak langsung melambungkan nama Tanjungpinang. Meskipun Tanjungpinang tidak ada dalam peta yachter dunia karena belum punya marina, kenyataannya tetap menjadi magnet bagi para yachter untuk datang Kota Gurindam itu.

Karenanya untuk event-event yang akan datang, Tanjungpinang perlu membangun marina. "Kita harus mulai mempersiapkan diri, khusus Tanjungpinang. Apabila dirancang elegan, Tanjungpinang bisa menjadi water front city di Kepri," jelas Guntur.

Lebih lanjut Guntur mengatakan, berbicara Wisata Bahari Kepri, tentunya menyangkut tiga poin penting. Yakni wisata coastal zone (pantai), sea zone (laut), dan under water zone (bawah laut).

Lewat FBK inilah Provinsi Kepri berupaya memperkenalkan wisata-wisata baharinya. Tujuan besarnya adalah menjadikan Kepri sebagai Gerbang Wisata Bahari Indonesia.

"FBK ini hanya laluan kita untuk memperkenalkan wisata bahari Kepri. Apalagi ambisi kita adalah untuk menjadikan Kepri sebagai Gerbang Wisata Bahari Indonesia. Artinya ada pekerjaan berat yang harus kita lakukan setelah ini," jelas Guntur.

Selain itu Guntur juga mengatakan, event-event yang dikemas lewat FBK memberikan beberapa nilai lebih. Yakni nilai edukasi, rekreasi, dan nasionalisme.

Nilai edukasinya adalah anak-anak diajarkan untuk mencintai seni budaya bangsa melalui pawai budaya. Mmasyarakat juga mendapatkan tontonan sekaligus edukasi tentang wisata bahari dengan kedatangan kapal-kapal yacht.

"Masyarakat juga bisa melihat bagaimana kehebatan para prajurit TNI dalam melakukan terjun payung. Sehingga rasa nasionalismenya muncur disanubari," papar Guntur tentang acara yang rencananya akan dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya itu.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kedok Palsu Terbongkar, Dua WN Tiongkok Ditangkap Imigrasi saat Beraksi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler