Setelah Rekonstruksi Kematian Gilang Endi, Menwa UNS Bakal Dibubarkan?

Minggu, 21 November 2021 – 13:27 WIB
Keadaan Markas Menwa UNS, Rabu (3/11). Foto : Romensy Augustino

jpnn.com, SOLO - Pihak Rektorat Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta belum memutuskan pembubaran Korps Mahasiswa Siaga atau Resimen Mahasiswa (Menwa) pascakematian Gilang Endi Saputra.

Sebelumnya, dugaan tindak kekerasan dalam kegiatan Diklatsar Menwa UNS terungkap dalam rekonstruksi kasus kematian Gilang Endi yang digelar penyidik Polresta Surakarta, Kamis (19/11).

BACA JUGA: Fakta Mengerikan Kematian Gilang Endi Terungkap, Pengacara Tersangka Bicara Nasionalisme

Sehari setelahnya, Jumat (19/11) Tim Evaluasi UNS yang diketuai Sunny Ummul Firdaus juga mengorek informasi dari enam satpam kampus itu.

"Setiap saya menemukan temuan baru, saya harus menelusurinya. Kalau sudah tidak ada temuan baru, ya sudah," kata Sunny ditanya nasib Menwa UNS kepada JPNN.com, Jumat.

BACA JUGA: Detik-Detik Sarah Disiram Air Keras oleh Suaminya, Suara Minta Tolong Bikin Geger

Tim evaluasi juga akan melanjutkan penggalian data berdasarkan kesaksian dari seorang ustaz yang sempat menolong Gilang yang diduga panitia mengalami kesurupan.

Pemeriksaan oleh tim evaluasi juga dilakukan terhadap seorang dosen FKIP UNS bernama Solikin.

BACA JUGA: DPD Golkar Solo Dukung Penuh Airlangga Hartarto di Pilpres 2024

"Mereka juga ditanya pendapatnya, apakah Menwa itu harus dibubarkan, dibekukan atau dihidupkan lagi? Ada manfaatnya enggak Menwa itu? Lebih banyak manfaatnya apa mudharatnya?" tutur Sunny.

Pendapat yang sama juga diminta kepada setiap orang yang melihat dan terlibat kegiatan Diklatsar Menwa UNS. Terutama, kalau ada kekerasan terjadi, siapa yang harus dipersalahkan, lembaga atau individunya?

"Kami mencari bukan untuk kaitannya dengan rekonstruksi polisi, tetapi kegiatan Menwa yang dilihat oleh mereka (saksi), memberikan manfaat atau tidak," tegasnya.

Sunny menyebut lebih dari 50 orang sudah diwawancara Tim Evaluasi UNS guna melengkapi data yang mereka perlukan untuk memutuskan keberadaan Menwa UNS di salah satu kampus negeri di Kota Surakarta itu. (mcr21/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Romensy Augustino

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler