Setop Pemolitikan Kasus Ahok Ancam Kiai Ma’ruf

Jumat, 03 Februari 2017 – 21:40 WIB
Rais Am Syuriah PBNJ KH Ma'ruf Amin. Foto: dok.JPG

jpnn.com - jpnn.com - Salah seorang Intelektual Muda Nahdlatul Ulama, Zuhairi Misrawi mengatakan ada kecenderungan menarik-narik NU ke ranah politik Pilkada DKI.

Menurutnya, kecendrungan itu didasari perihal kesalahpahaman yang tersebar luas di publik mengenai isu pelaporan Tim Hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kesaksian KH. Ma'ruf Amien.

BACA JUGA: Banteng Muda Tangkis Intoleransi dengan Videoklip

“Ini sangat tidak baik dan tidak sehat. NU adalah ormas yang dalam khittahnya menjaga jarak dengan politik, karenanya seluruh pihak harus menghargai khittah NU 1926 dengan tidak mempolitisasi NU. Warga NU sudah dewasa memilih pemimpin yang terbaik bagi DKI Jakarta,” kata Zuhairi dalam keterangan persnya, Jumat (3/2).

Alumnus Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir itu mengatakan, seharusnya masalah tersebut sudah tidak berlanjut. Alasannya, Ahok sudah mengklarifikasi tidak akan melaporkan KH Ma'ruf Amien dan sudah minta maaf.

BACA JUGA: Ada Upaya Pemolitikan Kasus Ahok Ancam KH Ma’ruf Amin

“Mestinya masalah ini selesai dan isunya tidak lagi digoreng. Saya meminta kader-kader NU yang tersebar di sejumlah partai politik untuk tidak melakukan pemolitikan isu ini,” katanya.

Zuhairi menjelaskan, NU adalah ormas yang mendorong demokrasi berkualitas dan karenanya persoalan Pilkada Jakarta diserahkan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang mempunyai program terbaik dan membawa kemaslahatan bagi warga Jakarta.

BACA JUGA: Please, Jangan Percaya Hoax soal Ahok Polisikan Maruf

(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Penjelasan Luhut Soal Pertemuan dengan Maruf Amin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler