Setor Uang Keamanan Pada Satpol PP, Warung Tetap Digusur, Pemilik Lapor Polisi

Jumat, 22 Mei 2015 – 02:12 WIB

jpnn.com - BATAM - Meskipun mengaku sudah membayar uang keamanan, Kasim Bulele, salah seorang pemilik warung di pinggir jalan depan Jaksa Tiban Lama BTN tetap digusur satpol pp. Tak terima atas penertipan ini, ia melaporkan ke Polsek Sekupang, Kamis (21/5).

"Heran saya, padahal setiap bulannya saya membayar uang keamanan kepada oknum Satpol PP sebesar Rp 50 ribu," kata Kasim.

BACA JUGA: Jambak Pengendara Lalu Rampas HP, Penjambret Ini Babak Belur Dihajar Massa

Di Polsek Sekupang, pria 56 tahun ini menceritakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Rabu pagi (20/5). Karena tak ada pembeli dan kebetulan pada malam tersebut cuaca yang tidak mendukung, ia sengaja menutup kedainya itu lebih awal

"Kalau biasanya saya tutup warung sore. Namun kebetulan pada saat itu, pukul 09.00 WIB saya sudah tutup," katanya.

BACA JUGA: Tersinggung Dituduh Curi Telur, Fatholah Tikam Majikan Sampai Sekarat

Baru setengah jam meninggalkan warungnya, dia mendapat kabar dari seseorang temanya yang mengatakan jika warung itu telah dibongkar paksa oleh Satpol PP. Kasim yang terkejut, segera berlari menuju warungnya.

"Biasanya kalau mau dibongkar kan dikasih tau dulu," sebutnya.

BACA JUGA: Perluasan Bandara Hanandjoeddin Butuh Rp 1,2 Miliar

Namun hanya sekejap mata, begitu Kasim sampai, barang dagangannya lesap tak tersisa. Namun yang mengherankan, pembongkaran tersebut tidak berlaku untuk warung lainnya. Tampak beberapa warung tepi jalan lainnya masih kokoh berdiri.

"Padahal di warung tersebut saya sudah berdagang sejak satu tahun lalu," ujarnya lirih.

Semetara itu, Kepala bagian operasional satpol PP, Surya saat dihubungi mengatakan, tidak ada perintah untuk melakukan pembongkaran. "Namun kalau anggota sedang patroli dan menemukan, mereka boleh saja melakukan penggusuran," ujarnya. (rng/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Memihak Asing, Harga BBM Jadi Mainan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler