Setuju DAU Dipangkas, Ahok Sindir Pemda yang Suka Parkir Duit di Bank

Kamis, 01 September 2016 – 18:18 WIB
Gubenrur DKI Jakarta Basuki T Purnama. Foto: dok jpnn

jpnn.com - JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, selama ini banyak orang salah menilai terkait sumber keuangan Pemprov DKI Jakarta. Dia mengingatkan bahwa DKI Jakarta tidak mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat.

"Banyak orang enggak mengerti, orang berpikir DKI itu dapat uang dari pusat. Padahal kami enggak pernah punya DAU (Dana Alokasi Umum). DKI tidak pernah mendapat DAU," ujar gubernur yang akrab disapa Ahok tersebut, Kamis (1/9).

BACA JUGA: Jessica Menghindar saat Mirna Sekarat, Psikolog Sebut ada yang Aneh

Menurut Ahok, Pemprov DKI hanya mendapatkan pembagian 20 persen dari pajak penghasilan. Karena itu dengan adanya kebijakan pemangkasan DAU bagi 169 daerah yang dilakukan Kementerian Keuangan, kinerja Pemprov DKI kata Ahok, tidak akan terganggu. 

Bahkan mantan Bupati Belitung Timur ini menilai kebijakan tersebut cukup baik. Alasannya, selama ini seringkali DAU lebih lama 'terparkir' di bank dan baru digunakan di akhir tahun. 

BACA JUGA: Rumah Aa Gatot Kembali Digeledah, Polisi Butuh Akses Langsung

"Kamu kan pakainya baru akhir tahun atau tahun depan, ya sudah duitnya jangan kamu parkirin di deposito dong. Ini duit kan mahal (bisa) dikelola. Kan bisa dipakai dulu untuk yang membutuhkan," ujar Ahok.(gir/jpnn)

BACA JUGA: TEGAS! Badan Kesbangpol Masih di Bawah Pemda

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sedih, Cerita Mensos soal Anak-anak Korban Prostitusi Kaum Gay


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler