Seusai Rayakan Ulang Tahun Pacar, Remaja 16 Tahun Merasa Pusing, Lalu Berakhir Duka

Kamis, 14 April 2022 – 21:44 WIB
Ilustrasi remaja 16 tahun meninggal seusai merayakan ulang tahun sang pacar di Desa Bojong Kaso, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com, CIANJUR - Seorang remaja perempuan di Kampung Karang anyar, Desa Bojong Kaso, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, Jawa Barat, berinisial AP, 16, meninggal diduga overdosis seusai merayakan ulang tahun pacarnya, Selasa (12/4/2022).

Kejadian bermula ketika AP gadis asal Kampung Cikarang, Desa Karangsari, Kecamatan Agrabinta, itu pergi ke rumah D, 16, untuk merayakan ulang tahun pacarnya, ID, 17.

BACA JUGA: Truk Bermuatan Kulkas Disetop Polisi, Isinya Ternyata Barang Terlarang

Acara ulang tahun itu berlangsung sekitar satu jam. Kemudian AP bersama ID pergi untuk membeli bakso.

Diketahui penjual bakso yang dituju berada di daerah Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi yang berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Agrabinta.

BACA JUGA: Truk Meledak saat Dimodifikasi, Sopir Terpental Sejauh 50 Meter, Tubuh Korban Setengah Hancur

Namun, tak lama kemudian AP mengeluhkan sakit kepala kepada ID, lalu diantarkan kembali ke rumah D.

Setelah di rumah, kondisi AP bukannya membaik, tetapi AP malah muntah-muntah.

BACA JUGA: Kuasa Hukum Duga Pengeroyok Ade Armando Kelompok Radikal

Melihat kondisinya yang makin memburuk akhirnya AP dijemput oleh orang tuanya, dan dibawa ke Puskesmas terdekat.

Saat ini Polsek Agrabinta masih belum dapat memastikan penyebab remaja perempuan itu meninggal dunia, tetapi dugaan sementara karena overdosis atau keracunan.

“Baru dugaan overdosis akibat minuman atau keracunan makanan. Nanti akan dilakukan autopsi. Saya menunggu instruksi dari Polres Cianjur,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Agrabinta Tedi Nugraha membenarkan informasi pihaknya menerima pasien AP yang diantar orang tuanya.

“Betul, dirawat di sini. Kami menerima pasien dalam keadaan kritis,” kata Tedi.

Setelah menjalani perawatan, AP kritis sehingga berselang beberapa jam nyawanya tak tertolong.

BACA JUGA: Ada Ikan Iblis Merah di Danau Toba, Edy Rahmayadi Pusing Tujuh Keliling

“Nyawa AP tak tertolong, kemudian meninggal pada pukul 21.00 WIB, paparnya. (jambi-independent)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler