Si Pembunuh Karir Pimpin Yahoo!

Kamis, 15 Januari 2009 – 10:27 WIB
SAN FRANCISCO - Pelopor layanan mesin pencari di internet, Yahoo!, menemukan pengganti Jerry YanSelasa waktu setempat (kemarin WIB), perusahaan publik yang bermarkas di Silicon Valey itu mengumumkan Carol Bartz, yang hingga 2006 masih memimpin Autodesk, sebagai CEO baru.

Chairman Yahoo! Roy Bostock menyambut gembira penahbisan Bartz itu

BACA JUGA: Australia Dukung Proses Demokrasi Indonesia

Menurut dia, perempuan 60 tahun tersebut adalah sosok seorang pemimpin yang tegas, berkarakter, dan mumpuni
"Carol punya riwayat kepemimpinan yang sempurna," ujarnya seperti dikutip Agence France-Presse.

Bartz, lanjut Bostock, juga satu di antara sedikit perempuan yang sukses dalam industri teknologi

BACA JUGA: Obama Percepat Penutupan Guantánamo

Dia berhasil mengubah Autodesk dari produsen software PC biasa menjadi perusahaan pembuat software desain komputerisasi andalan
"Dia memiliki pemahaman yang sangat bagus terkait tantangan yang dihadapi dunia industri saat ini," lanjut Bostock.

Lewat sentuhan tangan tokoh yang masuk daftar 50 Perempuan Paling Tangguh dalam Bisnis versi majalah Fortune pada 2005 itu, Bostock yakin Yahoo! kembali bergairah

BACA JUGA: Lahirkan Bayi Perempuan Meski Otak sudah Mati Dua Hari

Bartz menganggap keyakinan yang disuarakan Bostock tersebut sebagai tantangan"Mereka yang mengenal saya tahu bahwa saya tidak suka basa-basi," ujar Bartz dalam pidato pertama sebagai bos Yahoo!.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Yahoo! adalah perusahaan yang besar dan kompleksKarena itu, para karyawan Yahoo! membutuhkan sedikit ruang untuk "bernapas," tidak melulu memerintah dan diperintahSelanjutnya, dia akan merombak total ritme kerja Yahoo! dan menjadikannya lebih efektif.

Analis Enderle Group Rob Enderle mengatakan, gebrakan yang diusung Bartz akan cukup mengejutkan Yahoo! Tapi, dia memang punya kapasitas untuk melakukan gebrakan itu.

"Dalam skala tingkat kesulitan 1 sampai 10, dia berada di angka 11Karena itu, dia berpeluang besar menjadi pembunuh karir (karyawan)," papar anggota dewan penasihat sains dan teknologi di era Presiden George WBush itu. (hep/ttg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Amnesty International Vonis Israel Penjahat Perang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler